Bawaslu Bidik Caleg NasDem Dapil 2 Bagi-bagi Sembako

0
223

CIANJUR, patas.id – Badan Pengawas Pemililu Kabupaten Cianjur menemukan dugaan pelanggaran pidana pemilu berupa pembagian paket sembako. Pelanggaran tersebut dilakukan salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai NasDem Daerah Pemilihan (Dapil) Cianjur 2 atas nama AA, belum lama ini.

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, menjelaskan, peristiwa bagi-bagi sembako tersebut terjadi di Desa Nyalindung Keamatan Cugenang Kabupaten Cianjur.

Menurut dia, terhadap dugaan tindak pidana pemilu tersebut Tim Sentra Gakkumdu Kabupaten Cianjur yang terdiri dari pengawas pemilu, penyidik kepolisian, dan kejaksaan telah melakukan klarifikasi kepada beberapa pihak, termasuk AA sebagai caleg, untuk menggali informasi peristiwa tersebut.

“Setelah kurang lebih 14 hari kerja melakukan klarifikasi, Tim Sentra Gakkumdu melakukan pembahasan tahap 2 dan pada intinya sepakat ada dugaan tindak pidana pemilu atas peristiwa tersebut,” ujar Hadi kepada wartawan, Rabu (28 November 2018).

Selanjutnya, Hadi menambahkan, temuan itu diteruskan ke penyidik kepolisian di Sentra Gakkumdu untuk ditindaklanjuti dengan Surat Tanda Bukti Lapor bernomor: STBL/B/615/XI/2018/JBR/RES CJR.

Dikatakan Hadi, dalam peristiwa tersebut AA selaku caleg diduga melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 523 ayat (1).

“Setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung ataupun tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam pasal 280 ayat 1 hurup j dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta,” kata Hadi.

Adapun pasal 280 ayat 1 hurup j menyatakan, pelaksana, peserta,dan tim kampanye dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta pemilu. (daz)

Comments

comments