Atalia Ridwan Kamil Berharap 2023 Jabar Bebas Stunting

0
19

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pada 2023 wilayah Jawa Barat terbebas dari penderita stunting. Saat ini, jumlah anak penderita stunting di Jawa Barat sekitar 29,2 persen.

“Insyaallah harapan kami pada 2023 bisa meminimalkan, bahkan tidak boleh ada lagi kasus stunting,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, usai menghadiri Pelatihan Duta Pencegahan Stunting di Gedung Assakinnah, Kabupaten Cianjur, Kamis (8 November 2018).

Ia tak memungkiri kasus stunting relatif masih tinggi. Di Indonesia berdasarkan pendataan, jumlah anak penderita stunting sekitar di atas 32 persen.

“Kalau di Jawa Barat sekitar 29,2 persen. Paling penting dilakukan adalah kerja sama dan sinergitas dengan dinas terkait. Selama ini banyak sekali dinas-dinas yang terlibat. Dari 27 kementerian, sebanyak 23 kementerian ada keterkaitan dengan stunting,” ujarnya.

Di Pemprov Jabar sendiri, ujarnya, penanganan dan pencegahan stunting jadi satu di antara prioritas. Atalia menaruh harapan besar kegiatan pelatihan duta pencegahan stunting di Kabupaten Cianjur biaa mendorong daerah lainnya di Jawa Barat melaksanakan kegiatan serupa.

“Kabupaten Cianjur merupakan daerah pertama di Jawa Barat yang melaksanakan pelatihan duta stunting,” terangnya.

Usai pelatihan, Atalia berharap, para peserta pelatihan yang berjumlah lebih kurang 500 orang yang merupakan kader posyandu dan tenaga kesehatan tersebut bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat di seluruh pelosok. Sehingga target Jawa Barat bisa terbebas stunting pada 2023 bisa terwujud sesuai harapan.

“Harapannya mereka nanti mampu bekerja ke berbagai pelosok di Cianjur menyosialisasikan pencegahan stunting kepada masyarakat,” tegas dia.

Acara pelatihan duta pencegahan stunting rencananya akan dihadiri Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, serta Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. (daz)

Comments

comments