Masih Ada 8 Ribu DPT Siluman

0
10

CIANJUR, patas.id – Berdasarkan hasil pencermatan terakhir Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Cianjur masih menemukan 8.000 daftar pemilih siluman alias ganda di Kabupaten Cianjur. KPU Kabupaten Cianjur pun mengiyakan, bahkan KPU mendata masih ada sekitar 11 ribu daftar pemilih ganda.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubal Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, menjelaskan, berdasarkan hasil DPT Pencermatan sebelumnya, masih ada data yang ganda.

“Ini berdasarkan hasil pencermatan sebelumnya. Ternyata masih ada sekitar 8 ribu pemilih ganda,” ujar Hadi kepada wartawan, Selasa (9 Oktober 2018).

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, mengatakan bahwa masih ada data pemilih ganda yang belum diverifikasi hasil pencermatan di tingkat KPU RI. Menurut Hilman, data pemilih ganda tersebut muncul dari verifikasi silang antar kecamatan dan kabupaten.

“Kebanyakan timbul masalah dari perpindahan penduduk, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Jadi, ketika pemilih berpindah domisili, di tempat asal belum dicoret sementara di tempat baru sudah terdaftar,” kata Hilman.

Hilman mengatakan, masih ada waktu untuk melakukan update DPT hingga akhir Oktober 2018.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, menyebutkan, Pemkab Cianjur terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan DPT Pemilu 2019. Upaya tersebut, di antaranya dengan melakukan sinkronisasi data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, dan melakukan pendataan tingkat desa dan kecamatan yang selanjutnya menyatupadukan dengan data yang dimiliki oleh Bawaslu dan KPU Kabupaten Cianjur.

“Sehingga tidak ada pemilih ganda untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat atau publik pada pelaksanaan pemilu,” kata Irvan.

Selain itu, imbuh Irvan, terkait antisipasi keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS), Bupati Cianjur menyebutkan semuanya sudah ada aturannya.

“Masalah PNS dilarang terlibat, hal itu sudah disosialisasikan pada setiap apel di lingkungan Pemkab Cianjur,” tuturnya. (daz/*)

Comments

comments