Semua Alat Deteksi Tsunami di Cianjur Rusak

0
6

CIANJUR, patas.id – Sebanyak delapan alat deteksi dini tsunami (early warning system) yang terpasang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak dan tidak berfungsi.

Operator Early Warning System Tsunami Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Ruslan Sahril, menjelaskan, rusaknya alat early warning system (EWS) sudah terjadi hampir empat tahun terakhir atau tak lama setelah alat deteksi dini tsunami yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu terpasang.

“Delapan alat deteksi dini tsunami tersebut, terpasang di delapan titik yang ada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sindangbarang, Cidaun, dan Agrabinta,” ujar Ruslan kepada wartawan di Kantor BPBD Kabupaten Cianjur, Senin (1 Oktober 2018).

Padahal, kata Ruslan, alat EWS tsunami itu berfungsi untuk memberikan peringatan dini tsunami bagi masyarakat yang ada di beberapa kabupaten, seperti Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Garut.

“Sementara itu, untuk potensi tsunami di wilayah Kabupaten Cianjur sangat tinggi dan besar. Karena Cianjur memiliki tiga wilayah kecamatan yang berbatasan langsung dengan samudera atau laut lepas,” tutur Ruslan. (daz/*)

Comments

comments