Terlacak Saat Main Gim Online, Dua Begal Didor

0
61

CIANJUR, patas.id – Dua begal berhasil diringkus Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur lantaran jejaknya diketahui saat bermain gim oline. Kedua pelaku terpaksa ditembak kakinya karena melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, didampingi Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Achmad Gunawan, menjelaskan, kedua pelaku yang berhasil dilumpuhkan itu bernama Abdul Aziz Muslim alias Ekek alias Arab (23 tahun) warga Kampung Geduk RT 02/12, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur dan Hendra alias Upes (22 tahun), warga Kampung Tegallega, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Sementara korban, yaitu Faras Rafi Maulana (17 tahun), warga Jalan Caringin, Gang Tanjung RT 04/05, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Diketahui, korban merupakan keponakan dari Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalimantan Barat.

Menurut Soliyah, dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, seperti sepeda motor jenis matic yang digunakan pelaku, sepeda motor milik korban, sebilah golok, surat-surat kendaraan bermotor, handphone, dan sebilah obeng yang digunakan untuk menusuk leher korban.

“Modus yang dilakukan pelaku, yaitu dengan cara memepet sepeda motor korban di Jalan Raya Cipanas, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugeunang, Kabupaten Cianjur. Pelaku pura-pura terjatuh dan minta pertanggungjawaban korban,” ujar Soliyah kepada wartawan di Mapolres Cianjur, Senin (10 September 2018).

Soliyah menambahkan, tak hanya mengambil sepeda motor dan barang berharga milik korban, para pelaku juga melukai korbannya dengan cara menusuk leher korban dengan obeng hingga korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis.

“Namun, dalam waktu 2×24 jam petugas berhasil menciduknya. Jejak pelaku bisa dilacak dari handphone milik korban yang dirampas dan digunakan bermain gim online,” papar Soliyah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (daz)

Comments

comments