P2TP2A Bentuk Gugus Tugas Human Trafficking

0
26

CIANJUR, patas.id – Terus terjadinya kasus human traffiking atau perdagangan manusia dikarenakan sulitnya memberantas jaringan mafia atau oknum yang mem-back up bisnis haram tersebut.

Hal itu diungkapkan, Kepala Bidang Advokasi dan Penanganan Perkara Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar. Menurut Lidya, hingga kurun waktu Agustus 2018, P2TP2A Kabupaten Cianjur telah menandatangani delapan kasus human traffiking yang sebagian besar melibatkan anak di bawah umur sebagai korbannya.

“Untuk memaksimalkan penanganan kasus tersebut, P2TP2A Kabupaten Cianjur telah membentuk gugus tugas tim penanggulangan human traffiking yang juga melibatkan Polres Cianjur dan Kejaksaan Negeri Cianjur,” ujar Lidya kepada wartawan, Senin (3 September 2018).

Selain itu, kata Lidya, P2TP2A Kabupaten Cianjur juga melengkapi tim penanggulangan tersebut dengan dokter dan psikolog untuk menangani para korban human traffiking di Kabupaten Cianjur.

“Tim dilengkapi unsur-unsur lain sebagai pendukung seperti dokter dan psikolog,” imbuh Lidya. (daz/*)

Comments

comments