Bahaya, Pengedar Menurun, Jumlah Narkoba Meningkat

0
2

CIANJUR, patas.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur menyebutkan bahwa tahun ini pengungkapan pengedar dan penyalah guna narkoba diprediksi menurun. Namun dari jumlah barang bukti, lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Selama 2017 BNNK Cianjur mencatat sudah menindak secara hukum 83 orang tersangka pengedar narkoba. Sementara jumlah pengguna yang direhabilitasi tapi tidak menjalani yustisi sebanyak 800 orang dan pengguna yang tidak melapor terindikasi sebanyak 84 orang.

Sementara untuk 2018, Kepala BNNK Cianjur, Basuki, mengaku belum melakukan akumulasi. Tapi melihat dari proses hingga pertengahan tahun ini, kemungkinan jumlah penindakan dan rehabilitasi menurun dibandingkan 2017.

“Untuk jumlah orang yang ditindak dan direhab sementara ini menurun, tapi untuk kualitasnya meningkat. Barang bukti yang diamankan itu jauh lebih banyak, baik sabu ataupun ganja. Jadi yang kecil-kecil itu jadi besar,” kata dia.

Menurutnya, kondisi itu jadi penting, mengingat meski dari segi kuantitas menurun, namun kualitas meningkat. “Dikhawatirkan ini terus membesar dan peredarannya semakin banyak,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, antisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba sejak dini dirasa sangat penting. Sebab nantinya genrasi muda akan menolak dan anti terhadap narkoba, dalam semua jenis.

Apalagi, cikal bakal nantinya penyalah guna narkoba biasanya dimulai dari kenakalan remaja, seperti minum-minuman keras, terutama oplosan, serta mengkonsumsi obat-obatan.

“Untuk menjadi penyalah guna, remaja memang minim mengingat dari segi keuangan mereka terbatas. Tapi biasanya mereka mengkonsumsi miras dan obat-obatan, itu juga jadi potensi ke depan sebagai penyalah guna. Makanya dengan agenda pada pekan depan yaitu deklarasi narkoba serentak se-kabupaten Cianjur, akan menjadi dorongan lebih untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba, dimulai dari generasi mudanya,” tutupnya. (daz/*)

Comments

comments