Polisi Tambah Personel Pengamanan KPU Cianjur

0
24

CIANJUR, patas.id – Polres Cianjur memperketat pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Sabtu (30 Juni 2018). Penambahan personel gabungan dari TNI/Polri itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, karena kotak surat suara dari setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang berisi hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 sudah seluruhnya masuk dan tersimpan di gudang KPU Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, mengungkapkan, untuk memastikan keamanan kotak surat suara dan logistik Pilgub 2018 dari setiap kecamatan (PPK, red) pengamanan di kantor KPU ditingkatkan dengan menambah personel, baik dari Polri maupun TNI.

“Pengamanan di sini (Kantor KPU, red) kami tingkatan termasuk penambahan personel yang dilengkapi senjata,” ungkap Soliyah, saat ditemui wartawan, usai mengecek situasi keamanan di lingkungan Kantor KPU Kabupaten Cianjur, Sabtu (30 Juni 2019) sore.

Selain melakukan pengamanan di Kantor KPU, lanjut Soliyah, jajarannya juga rutin melakukan patroli cipta kondisi di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur dengan melibatkan polsek-polsek jajaran yang ada di lingkungan Polres Cianjur.

“Untuk menimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, dan memastikan situasi wilayah dalam kondisi aman dan terkendali pasca pemungutan suara Pilgub, kami rutin melakukan patroli yang juga digelar di setiap polsek,” bebernya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Logistik KPU Kabupaten Cianjur, Baban Marhaenda, menyebutkan, kotak surat suara yang tersimpan di gudang KPU Kabupaten Cianjur terbagi menjadi dua, yaitu kotak yang berisi surat suara yang berjumlah 3.921 kotak dan kotak berisi bahan pleno yang berjumlah tiga kotak dari masing-masing PPK.

“Hingga tadi pukul 18.00 WIB seluruhnya sudah masuk dan tersimpan di gudang KPU. Untuk sidang pleno di tingkat KPU rencananya akan digelar pada tanggal 4 Juli mendatang,” jelas Baban. (daz/*)

Comments

comments