Dishub dan Panwaslu Copot Branding Paslon di Angkum

0
39

CIANJUR, patas.id – Stiker pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang dipasang di belakang angkutan umum (angkum) mulai dicopot oleh petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur. Pasalnya stiker tersebut masih masuk alat peraga kampanye (APK), sementara sejak Minggu (24 Juni 2018) sudah memasuki masa tenang.

Ketua Panwaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikir Nur, mengatakan, pihaknya selama ini fokus pada APK dalam bentuk baligo, spanduk, atau pamflet. Namun karena ada stiker di angkum yang juga menjadi sarana kampanye, pihaknya pun melakukan tindakan pencopotan.

“Untuk angkum kami koordinasinya dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Senin (25 Juni 2018) pagi kami sudah kirimkan surat ke mereka untuk segera ditindaklanjuti,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (25 Juni 2018).

Menurutnya, hampir setiap paslon terdapat stiker di bagian belakang angkum. Namun dia belum bisa menyebutkan jumlahnya, sebab di lapangan Dishub bersama perwakilan Panwaslu masih melakukan pencopotan.

“Kalau menyebutkan jumlahnya berapa dan yang paling banyak paslon mana kami belum tahu, sebab datanya tak ada. Jadi nanti dihitung setelah penertiban,” kata dia.

Tetapi dia mengharapkan pemilik angkum ataupun para sopir mencopot sendiri stiker yang ada di belakang kendaraannya, supaya penertiban APK ataupun sarana lain yang sejenis bisa lebih cepat.

“Tidak ada target kapan paling terakhir harus sudah steril. Pokoknya sesegera mungkin, kalau bisa hari ini semua sudah ditertibkan,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk APK berupa spanduk, baligo, dan sejenisnya sudah ditertibkan dan tengah direkap, namun diperkirakan jumlahnya mencapai ribuan APK dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Cianjur.

“Kami masih menunggu dari Panwaslu Kecamatan mengirimkan data yang ditertibkan oleh mereka, kalau yang ditertibkan oleh tim gabungan Panwaslu Kabupaten, Polres, Satpol PP, dan KPU Cianjur mencapai ribuan,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments