Dilarang Parkir di Jalan HOS Cokroaminoto

0
81

CIANJUR, patas.id – Mulai Senin (25 Juni 2018), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bakal menerapkan larangan parkir di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto. Hal itu diklaim sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan di jalur protokol tersebut.

Seperti yang diketahui, jalur HOS Cokroaminoto hingga Jalan Mangunsarkoro kerap mengalami kemacetan parah, terutama pada siang dan sore hari. Apalagi setelah terjadi penyempitan jalan lantaran pembangunan trotoar dan taman yang memakan beberapa meter badan jalan.

Namun, untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Cianjur melalui Dinas Perhubungan mencarikan solusi dengan membuat larangan parkir di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto. Bahkan Dishub sudah mengeluarkan surat pemberitahuan terkait larangan parkir, yang mulai diterapkan pada 25 Juni 2018.

Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono, mengatakan, larangan parkir tersebut tidak seluruh ruas panjang Jalan HOS Cokroaminoto, tetapi sebatas dari simpang tiga Jalan Dr Muwardi hingga simpang tiga Jalan Barisan Banteng.

“Ini kan jadi percontohan atau uji coba penerapan larangan parkirdi ruas jalan protokol yang padat kendaraan. Karena di jalan masuk menuju ruas jalan ini yang paling sering terjadi kemacetan, kami terapkan dulu di sepanjang ruas tersebut,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (24 Juni 2018).

Menurutnya, larangan tersebut masih bersifat sosialisasi keapda seluruh pegawai, konsumen, dan pengunjung di pusat aktivitas warga tersebut. Selama sebulan sosialisasi, ungkap dia, tidak akan ada penindakan melainkan sebatas arahan dan pemberitahuan.

“Ketentuannya kan seperti itu, sebulan uji coba da sosialisasi baru ke penindaka. Tapi untuk saksinya bagaimana, nanti dibahas bersama lagi dengan semua pihak,” kata dia.

Dia menjelaskan, Dishub bakal menyediakan lahan parkir di lahan tak terpakai milik perseorangan. Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemilik lahan untuk dipakai sementara waktu. Nantinya, kendaraan diarahkan parkir di kawasan tersebut dengan dikenakan tarif normal, seperti saat parkir di ruas tersebut sebelum keluar larangan.

“Kami sudah sediakan lokasi sementara, sambil menyiapkan kawasan parkir permanen,” kata dia.

Dia menyebutkan, nantinya ada beberapa kantung parkir di Cianjur. Dengan begitu, tidak ada lagi kendaraan pribadi yang diparkir sembarangan dan menghambat arus lalu lintas. “Tapi itu dilihat dengan pelaksanaan penerapan larangan parkir di ruas HOS Cokroaminoto, apakah bisa maksimal atau perlu ada evaluasi lagi. Kalau sukses, tentunya dilanjutkan ke ruas jalan lain dan menyiapkan kantung parkir baru,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments