Waduh, Mobil Dinas Dilarang Dipakai Mudik

0
30

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik lebaran Idul Fitri tahun ini. Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Santri ditekankan untuk menggunakan kendaraan pribadi dan tidak memakai fasilitas kedinasan.

“Tidak boleh, kan ada edarannya dari pemerintah pusat untuk tidak menggunakan kendaraan dinas saat mudik,” ujar Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar kepada wartawan, Rabu (6.Juni 2018).

Ditanya terkait perlu ada penarikan kendaraan saat menjelang momentum mudik agar tak digunakan, Irvan menegaskan hal tersebut tidak perlu dilakukan. Mengingat para pejabat sudah dewasa.

“Tidak perlu ditarik, disimpen di rumah masing-masing saja. Mereka kan sudah pada besar,” ucapnya.

Bahkan siasat mengganti plat nomor dari plat merah ke plat hitam pun tidak bisa, sebab kendaraan dinas Cianjur memiliki stiker khusus.

Menurutnya, mereka yang melanggar sudah dipastikan bakal dikenakan sanksi yang sesuai dengan aturan yang ada. “Konsekuensi dan resiko masing-masing saja, pelanggaran disanksi sesuai aturan yang ada,” ucapnya.

Perlu diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur resmi melarang penggunaan fasilitas dinas untuk keperluan mudik. Larangan itu guna penegakan disiplin pegawai negeri sipil (PNS) demi menjamin pelayanan publik berjalan optimal.

Ketentuan itu tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor B/21/M.KT.02/2018, menyusul ditetapkannya Keputusan Presiden Nomor 13/2018 tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2018.

Pimpinan instansi pemerintah agar melarang penggunaan fasilitas dinas, seperti kendaraan dinas untuk kepentingan kegiatan mudik. (isl)

Comments

comments