Rebutan Tas, Vina Nyungsep Ditendang Penjambret

0
88

CIANJUR, patas.id – Vina (22 tahun), warga Kampung Cibiuk Desa Cibiuk Kecamatan Cirajang Kabupaten Cianjur, harus menjalani penanganan intensif di RSUD Cianjur, lantaran mengalami luka serius pada bagian wajah usai menjadi korban penjambretan di Jalan Pramuka, Sabtu (26 Mei 2018).

Korban yang merupakan mahasiswi semester akhir di Fakultas Hukum Universitas Suryakancana tersebut ditendang lantaran melawan, ketika tas yang berisi barang berharga berupa telepon seluler serta naskah skripsi milikya dijambret pelaku.

Vina menjelaskan, kejadian itu bermula ketika dia hendak pulang ke rumah usai mengikuti ujian di kampusnya. Saat melintasi Jalan Raya Bandung tepatnya di sekitar Terminal Rawabango, tiba-tiba dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet kendaraannya dan langsung menjambret tas miliknya.

Tak terima tasnya dibawa kabur penjambret, Vina pun mengejar pelaku yang melaju ke arah Jalan Pramuka. Sayangnya, usaha korban untuk mendapatkan kembali barang-barangnya terhenti setelah pelaku menendang sepeda motornya hingga terjatuh dan korban mengalami luka-luka.

“Sebenarnya setelah tas diambil, Vina langsung kejar pelaku dan berhasil mengambil lagi tasnya. Tapi ternyata pelaku juga ngejar lagi Vina sambil tendang motor sampai jatuh. Helm Vina kan jatuh waktu ngambil tas, jadinya begitu jatuh sudah langsung tidak sadar, tahu-tahu ada di rumah sakit,” ungkap Vina saat ditemui di RSUD Cianjur, Minggu (27 Mei 2018).

Vina menuturkan, di dalam tasnya tersebut memang tidak terdapat uang tunai, namun terdapat telepon selular, surat kendaraan, dan identitas hingga kartu ATM. Selain itu, skripsi yang telah disusun dan melalui tahapan revisi juga ada di dalamnya.

“Selain HP merek Oppo F3 dan surat-surat, di situ ada skripsi. Kan sudah cape nyusun, masa iya direlakan diambil pelaku.Tapi karena mereka dua orang, jadinya Vina terjatuh, soalnya sampai ditendang,” kata dia.

Saat ini Vina menjalani penanganan medis di RSUD Cianjur. Pasalnya akibat peristiwa tersebut, Vina mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuhnya, terutama di wajah. Meskipun mulutnya belum bisa terbuka dan masih tertutup perban, namun pihak keluarga memastikan sejumlah gigi bagian depan dari korban terlepas akibat benturan.

Korban pun mengharapkan pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Apalagi kejadian tersebut dilakukan pelaku di momentm bulan suci dan pada siang hari.

“Saya harap pelaku bisa segera ditangkap dan tidak ada lagi kejadian serupa,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments