Mobil AVP Terbakar di Jalan Raya Bandung

0
42

CIANJUR, patas.id – Sebuah mobil Suzuki APV bernopol F 1606 WI hangus terbakar di Jalan Raya Bandung, Kamis (17 Mei 2018) sore. Diduga percikan api di dekat pintu belakang menjadi pemicu kebakaran tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika pemilik mobil, Ade Irawan (37 tahun), hendak menuju bengkel Cipandawa di Jalan Raya Bandung Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah usai mengganti accu mobil di daerah Joglo Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur.

Saat melintasi persimpangan Jalan Raya Bandung dengan Jalan Arif Rahman Hakim, Ade sudah merasa ada yang janggal dimana dari dekat pintu terdengar suara percikan.

Tak begitu menghiraukan percikan tersebut, Ade terus memacu kendaraannya ke salah satu pengisian bahan bakar di ruas Jalan Raya Bandung sebelum menuju bengkel yang dituju. Begitu selesai mengisi bensin dan memarkirkan mobilnya tak jauh dari bengkel, tiba-tiba percikan tersebut mulai menimbulkan api kecil.

“Memang sudah terasa dari perempatan atas itu. Tapi dikira bukan apa-apa. Begitu saya turun untuk bertanya ke bengkel buat ganti oli, mobil sudah berasap dan ada api kecil,” kata dia kepada wartawan saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (17 Mei 2018).

Ade pun sempat berusaha mendekati mobilnya untuk mengamankan barang berharga, mulai dari tas dan dompet serta telepon seluler. Sementara istri dan kedua anaknya beruntung sudah tidak di dalam mobil saat api membesar.

“Istri sama anak-anak sudah di luar, untungnya ikut saya waktu turun buat bertanya ke bengkel. Sehingga tidak mengalami luka apapun,” kata dia.

Kobaran api baru bisa dipadamkan setengah jam kemudian, tepatnya setelah petugas pemadam kebakaran datang dengan satu unit mobil damkar. Kemacetan panjang pun terjadi di ruas jalan tersebut, sebab kendaraan dari kedua arah tidak bisa melintas hingga kobaran api benar benar padam.

Meski tak ada korban jiwa, ditaksir kerugian mencapai lebih dari seratus juta rupiah. “Hanya mobil yang hangus, barang berharga sudah diamankan. Kerugian lebih dari Rp 100 juta,” ungkap Ade. (isl)

Comments

comments