Massa Ramai-ramai Tolak Hak Angket

0
122

CIANJUR, patas.id – Puluhan orang yang menolak usulan hak angket DPRD Kabupaten Cianjur mendatangi gedung wakil rakyat, Jumat (4 Mei 2018). Mereka meminta bertemu dengan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cianjur.

Suasana sedikit memanas karena ada informasi pertemuan tersebut akan dibubarkan kelompok massa lain. Sementara, tak satu pun anggota Dewan yang hadir di kantor wakil rakyat tersebut. Walhasil, dua kubu massa sama-sama hadir dengan pengawalan ketat aparat keamanan dari Polres Cianjur.

Yudi Junadi, juru bicara massa yang hendak melakukan audiensi, menjelaskan, audiensi dengan anggota DPRD Kabupaten Cianjur untuk menyikapi desakan hak angket DPRD kepada Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar. Sebab, menurut Yudi, desakan hak angket tersebut tidak jelas serta bersifat fitnah.

“Kita menghargai hak menyampaikan pendapat setiap warga. Usulan hak angket juga itu hak wakil rakyat. Namun, faktanya harus diluruskan karena tidak sesuai dan terkesan fitnah,” kata Yudi kepada wartawan, Jumat (4 April 2018).

Yudi menambahkan, saat mau audiensi, dia mendengar informasi ada massa lain yang hendak membubarkan pertemuan. Yudi mengaku marah dengan rencana pembubaran tersebut karena menyinggung hak konstitusi setiap warga.

“Tujuan kami kan hanya melakukan audiensi, tidak menyinggung urusan orang lain. Kenapa tiba-tiba mau dibubarkan. Apa salah kami? Kalau aparat keamanan yang membubarkan atau menyuruh kami pulang, itu wajar. Apa hak ormas lain membubarkan pertemuan kami?” kata Yudi.

Audiensi akhirnya dilakukan tanpa ada perwakilan dari anggota DPRD. Massa diterima Kasubbag Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur.

“Kami hanya menampung aspirasi yang mau disampaikan. Nanti hasilnya kita sampaikan ke pimpinan dan anggota Dewan,” ujar Kasubbag Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Cianjur, Toni Subtoni.

Usai menyampaikan aspirasi, massa dari kedua kubu yang bersitegang akhirnya membubarkan diri. Mereka dikawal aparat kepolisian di bawah pimpinan langsung Wakapolres Cianjur, Kompol Santiaji Kartasasmita. (daz)

Comments

comments