Petani Minta Brimob Ditarik dari Kawasan Perkebunan

0
113

CIANJUR, patas.id – Ratusan petani dari Kecamatan Takokak dan Cibeber, Kabupaten Cianjur, menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (26 April 2018). Mereka menuntut pemerintah menertibkan perusahaan-perusahaan pemilik HGU yang menguasai tanah perkebunan tapi ditelantarkan. Selain itu, para petani juga meminta pihak kepolisian agar menarik pasukan Brimob yang menjaga lahan perkebunan karena sering melakukan intimidasi kepada petani penggarap.

Ketua Paguyuban Petani Cianjur, Erwin Rustiawan, menjelaskan, ada beberapa tuntutan yang diaampaikan para petani. Mereka meminta agar 2 rekannya, Koko dan Solihin, keduanya petani asal Desa Simpang Kecamatan Takokak, yang saat ini ditahan di Polres Cianjur, agar segera dilepaskan.

“Tudingannya tidak jelas. Koko disebut-sebut melakukan pengrusakan fasilitas perkebunan PT Pasirluhur di Desa Cisujen Kecamatan Takokak pada tahun 2015. Padahal yang bersangkutan saat itu tidak berada di Takokak. Penangkapan pun baru dilakukan sekarang setelah kasusnya lama,” ujar Erwin saat berdialog dengan Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (26 April 2018).

Erwin menambahkan, PT Pasirluhur di Desa Cisujen Kecamatan Takokak dan PT Hanjasari di Desa Cibokor Kecamatan Cibeber menguasai ratusan hektar perkebunan teh yang telah memperpanjang HGU.

“Tapi kedua lokasi perkebunan tersebut ditelantarkan oleh perusahaan. Sehingga berpengaruh kepada petani yang tak bisa menggarap lahan yang sudah digarap puluhan tahun. Mereka malah diusir dan diintimidasi karena diklaim menggarap lahan yang masuk HGU perusahaan,” kata Erwin.

Para petani, tutur Erwin, meminta pemerintah mencabut HGU yang ditelantarkan sesuai UU Nomor 20 Tahun 1961 dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996.

“Kami minta pemerintah segera mendistribusikan tanah untuk petani demi terwujudnya ketahanan pangan nasional dan pertegas kembali melalui penetapan kawasan-kawasan yang ditelantarkan perusahaan agar menjadi Tanah Objek Reforma Agraria,” tukas Erwin. (daz)

Comments

comments