Adah Positif Lumpuh Layuh Sekaligus Gizi Buruk

0
40

CIANJUR, patas.id – Adah (16 tahun) anak pasangan suami-isteri Apen Supendi (34 tahun) dan Aisah (30 tahun) dipastikan mengidap penyakit lumpuh layuh disertai gizi buruk.

Hal tersebut diungkapkan dokter Puskemas Cibeber Abdul Hakim saat melakukan pengecekan langsung sekaligus memberikan pengobatan kepada Adah di Kampung Mayak Empang RT 01/RT 05 Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Senin (16 April 2018).

“Adah mengidap penyakit lumpuh layuh sejak bayi, saya berusaha untuk melakukan pemeriksaan secara suspect,” terang Abdul Hakim.

Ia mengatakan, Adah harus dilakukan pengobatan dengan berobat jalan dan tak harus jauh-jauh melainkan berobat seperti ke klinik atau bidan dan puskesmas terdekat.

“Kalau masalah biaya insyaallah akan kami bantu, tapi kalau berobatnya di Puskesmas Cibeber,” katanya.

Abdul mengatakan, harusnya pasien seperti Adah ini sudah bisa mendapatkan bantuan program dari pemerintah seperti Jamkesmas dan BPJS Kesehatan

“Di sini harusnya pemerintah berkewajiban melakukan rujukan ke dinas terkait atau puskesmas setempat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Karangtaruna Desa Mayak, Burdah, mengatakan, pihaknya sangat prihatin melihat kondisi keluarga Apen terutama anak kandungnya Adah mengidap penyakit lumpuh layuh sudah hampir berjalan 16 tahun setelah bercerai dengan isterinya, Aisah.

“Saya sangat menyayangkan pihak pemerintah setempat terutama pihak desa tidak bisa memperjuangkan warganya yang benar-benar butuh bantuan,” tutur Burdah.

Menurut Burdah, Apendi salah satu warga yang tergolong miskin yang keseharian hanya kerja serabutan.

“Kami atas nama Karangtaruna Desa Mayak berharap kepada pemerintah daerah atau pusat untuk segera memberikan bantuan kepada Adah dan keluarganya,” harapnya. (daz/*)

Comments

comments