Baru Pertama Banjir Masuk Kampung

0
40

CIANJUR, patas.id – Banjir parah yang melanda perkampungan di dalam kota Cianjur akibat meluapnya Sungai Cianjur baru pertama kali terjadi. Warga di Kampung Pataruman Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur pun panik sekaligus terkaget-kaget.

“Seumur hidup saya di sini, baru pertama kali banjir sampai masuk perkampungan. Sebelumnya Sungai Cianjur juga sering banjir, tapi tidak pernah meluap ke perkampungan,” ujar Suaidah (47 tahun), warga Gang Rinjani 1 RW 14 Kampung Pataruman Kelurahan Sayang, Senin (9 April 2018).

Menurut Suaidah, rumahnya yang cukup jauh dari bibir sungai juga terendam hingga lutut. Akibatnya, lumpur masuk ke dalam rumah dan barang-barang pun basah semua.

“Apalagi tetangga yang rumahnya di bawah dekat sungai. Ada yang temboknya jebol dan barang-barang di dalam terbawa hanyut. Alhamdulillah tak ada korban jiwa,” tutur Suaidah.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur dan sekitarnya sepanjang Sabtu (7 April 2018) sore sampai malam hari menyebabkan Sungai Cianjur meluap dan menyebabkan banjir lumpur.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun satu rumah ambruk dan puluhan rumah lainnya rusak berat di sekitar bantaran sungai.

Tak hanya rumah, beberapa kios dan toko komputer di Jalan Amalia Rubini juga ikut terendam lumpur.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Cianjur, banjir merusak puluhan rumah di 1 kelurahan dan 2 desa. Di Kelurahan Sayang Cianjur, 10 rumah rusak berat, 20 rumah rusak ringan, 50 rumah terendam banjir, lokasinya berada di Gang Rinjani, Gang Samboja, Kampung Baru, dan Kampung Sayang Kulon.

Di Desa Sukamaju 7 rumah terendam banjir, lokasi Kampung Munjul, Desa Sukamaju. Sementara di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, 7 rumah terendam banjir di Kampung Ciharashas. (daz)

Comments

comments