Yanti Tewas Saat Melayani Pria Arab

0
223

CIANJUR, patas.id – Nyawa Yanti binti Oleh (30 tahun), warga Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, tak tertolong. Dia tewas dalam perjalanan menuju RSUD Cimacan, Kamis (5 April 2018) sekitar pukul 01.30 WIB.

Yanti diduga tewas karena penyakit asmanya kambuh. Sebelumnya Yanti sempat menenggak minuman keras di Vila Kota Bunga Blok N5 No 20, Kecamatan Pacet, bersama seorang teman pria berkebangsaan Arab.

Yanti diketahui mendatangi vila tersebut untuk bekerja dan menyediakan makan selama wisatawan asal Timur Tengah tersebut menyewa vila. Yanti sudah berada dua hari di vila tersebut, sementara wisatawan asal Timur Tengah tersebut sudah berada di sana sejak Kamis (28 Maret 2018) dan menyewa vila untuk delapan hari.

Kanit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Yosua Farin, mengatakan, Yanti mengeluhkan sesak nafas sekitar pukul 01.00 WIB. “Dia meminta kepada seorang sopir untuk dibelikan dua kaleng susu,” kata Yosua saat ditemui di Mapolsek Pacet, Kamis (5 April 2018).

Sopir yang belakangan diketahui bernama Dori Alamin (48 tahun) lalu membelikan dua kaleng susu. Namun setelah meminum dua kaleng susu tersebut sesak nafas Yanti tak kunjung sembuh. “Yanti lalu dibawa sopir menuju RSUD Cimacan, namun tiba di RSUD Cimacan nyawanya sudah tak tertolong,” kata Yosua.

Yosua mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan dari para saksi, berkoordinasi dengan Kedutaan Saudi Arabia, meminta hasil visum sementara ke pihak RSUD Cimacan, dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, lalu kami mengundang pihak Kedutaan Besar Saudi Arabia untuk bertemu dengan keluarga korban,” kata Yosua.

Yosua mengatakan pihaknya memfasilitasi pertemuan keluarga korban dengan pihak kedutaan. Menurutnya, keluarga korban tak menuntut dan menerima kejadian sebagai musibah. “Kedutaan sudah memberikan santunan kepada keluarga Yanti,” kata Yosua.

Vila yang sempat didatangi Yanti langsung diberi garis polisi. Beberapa tetangga yang mengurus vila di dekat lokasi enggan memberikan keterangan.

“Iya saya dengar seperti itu, tapi meninggalnya katanya di rumah sakit, coba tanya yang lain,” ujar seorang perempuan yang mengurus sebuah vila di seberang vila tempat Yanti sempat menginap.

Berita tewasnya Yanti juga tak diketahui secara luas di lingkungan vila tersebut. Banyak warga yang tak mengetahui kejadian tersebut. Warga hanya melihat garis polisi dibentangkan di Vila Blok N5 No 20 tersebut. (daz/*)

Comments

comments