Jembatan Cibala Putus, Dua Perempuan Hanyut

0
114

CIANJUR, patas.id – Dua orang perempuan, Ikah (55 tahun) dan Enan (50 tahun) hanyut terbawa arus sungai Cibala, Desa Ciguha, Kecamatan Sukanagara, Selasa (6 Maret 2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga saat ini kedua jasad korban masih belum ditemukan.

Berdasarkan informasi, kedua wanita parobaya tersebut hendak pulang ke rumahnya dan melintas jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Cibala, setelah melakukan aktivitas dari sawah. Namun tiba-tiba air Sungai Cibala banjir dan meluap hingga memutuskan jembatan gantung tersebut. Akibatnya, keduanya terbawa arus dan sampai sekarang belum diketemukan.

Rohanah (52 tahun), salah seorang saksi mata, mengatakan, kedua korban tersebut terbawa hanyut Sungai Cibala akibat banjir dan luapan air yang memutuskan jembatan gantung.

“Saat kejadian itu saya melihat langsung ada dua orang ibu-ibu yang hendak pulang dari sawah dan berjalan kaki di jembatan gantung itu, namun secara tiba-tiba air sungai banjir hingga meluap sampai memtuskan jembatan tersebut. Pada saat kejadian keduanya persis berada di tengah jembatan,” kata Rohanah saat dihubungi, Rabu (7 Maret 2018).

Rohanah mengaku, setelah melihat kejadian itu langsung melaporkannya ke pihak desa bahwa jembatan gantung terputus dan dua orang perempuan terbawa arus.

“Saya langsung melaporkannya ke pihak desa untuk meminta pertolongan agar kedua ibu-ibu yang terbawa arus bisa terselamatkan, namun air sungai cukup deras sampai sekarang belum ditemukan,” ujarnya.

Sementar itu, Camat Sukanagara, Firman Edi, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan putusnya jembatan gantung Sungai Cibala yang menyebakan dua orang wanita hanyut terbawa arus.

“Kami langsung meminta bantuan TNI dan Polri untuk mencari kedua korban yang terbawa arus tersebut,” kata Firman.

Namun, kata Firman, pencarian belum ada hasil karena terkendala medan dan arus sungai, sehingga menjelang malam hari pencarian dihentikan.

“Kami juga di sini berupaya terus mencari dengan alat seadanya dan dibantu juga tim BPBD Kabupaten Cianjur,” katanya.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Dodi Permadi, mengatakan, pihaknya telah mengerahkan anggota ke lokasi setelah ada laporan dari pihak kecamatan.

“Namun pencarian sempat dihentikan karena terkendala medan dan arus sungai. Mudah-mudahan kedua korban cepat ditemukan,” kata Dodi. (daz/*)

Comments

comments