Polres Usut Jaringan Narkoba yang Dikendalikan dari Lapas

0
126

CIANJUR, patas.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur untuk kesekian kalinya mengungkap peredaran narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam jeruji penjara.

Kini empat orang pengedar dan penyalah guna narkoba jenis sabu-sabu dan daun ganja kering berhasil diciduk jajaran Sat Res Narkoba Polres Cianjur, di tempat dan waktu berbeda.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, didampingi Kasat Res Narkoba, AKP Indra Sani, mengatakan, pengungkapan peredaran dan penyalahgunaan narkoba itu berkat informasi masyarakat yang aktif terlibat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan barang haram itu.

“Bulan ini kami berhasil menangkap empat orang pengedar dan penyalahguna narkoba. Dari tangan para tersangka tersebut, ikut diamankan narkoba jenis daun ganja kering seberat lebih kurang 400 gram, dan sabu-sabu seberat 43,36 gram,” kata Soliyah, kepada wartawan, Rabu (28 Februari 2018).

Keempat pelaku masing-masing berinisial UM, ditangkap pada 13 Februari di rumahnya di Kecamatan Cikalongkulon dengan barang bukti dua paket ganja kering seberat 342,30 gram dan 27,98 gram dan AL pada 22 Februari dengan barang bukti paket ganja kering seberat 26,57 gram yang tersimpan di saku celananya.

“Pada 19 Februari anggota kami juga menangkap AF alias Badut yang memiliki paket sabu-sabu seberat 35,37 gram. Barang bukti itu merupakan hasil penggeledahan di rumah pelaku di Cipanas. Terakhir kami menangkap pelaku berinisial RD pada 24 Februari dengan barang bukti sabu-sabu seberat 7,99 gram,” ujar Soliyah.

Soliyah menyebutkan salah seorang pelaku mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas). Namun dia tak menyebutkan identitas oknum di dalam lapas itu. “Nomor telepon pelaku diperoleh dari Facebook,” sebutnya.

Soliyah mengaku akan mendalami indikasi dikendalikannya peredaran narkoba dari dalam lapas dengan cara menyelidikinya. Nanti jajaran Satuan Narkoba berencana melakukan penggeledahan dan razia di dalam lapas.

“Sudah beberapa pelaku yang kami tangkap mengaku dikendalikan dari dalam lapas. Nanti kami akan koordinasi dengan kalapas untuk menindaklanjutinya,” tegasnya.

Keempat pelaku dijerat pasal 114 ayat 1 juncto pasal 111 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat 2 subsidair Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumanya di atas lima tahun,” tandasnya.

Sebelumnya, narapidana di Lapas Kelas II B Kabupaten Cianjur, diduga masih mengendalikan narkoba. Indikasi itu terungkap setelah Satuan Narkoba Polres Cianjur menangkap tiga pelaku jaringan narkoba dengan barang bukti sabu-sabu seberat hampir 52,21 gram.

“Dari pengakuan pelaku, informasinya memang ada yang mengendalikan (dari lapas). Jadi, nomor handphone yang didapat dari yang memberikan informasi keberadaaan sabu-sabu itu dulunya kenalan di lapas. Siapa yang mengendalikan dari lapas, masih dalam penyelidikan,” kata Soliyah. (wan)

Comments

comments