Tebing Belakang SDN Ibu Jenab I Roboh

0
70

CIANJUR, patas.id – Tebing di bagian belakang SDN Ibu Jenab I di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur longsor, beberapa hari lalu. Akibatnya tembok dan tanah penyangga gedung baru sekolah tersebut ikut terbawa. Diduga kondisi tebing di dekat sungai itu labil, ditambah beban di atasnya yang berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa longsornya tebing sepanjang empat meter yang berbatasan langsung dengan Sungai Cianjur itu terjadi pada Kamis (15 Februari 2018) malam. Hujan yang mengguyur Cianjur pada pagi sampai siang hari diperkirakan membuat tanahnya tergerus dan semakin labil.

“Kejadiannya beberapa hari lalu, tepatnya pada malam hari. Kebetulan pada Jumat libur, jadi tidak ada korban, hanya bagian tembok dan tanah di gedung baru yang terbawa ambles ke sungai,” ujar Kepala SDN Ibu Jenab I, Euis Ratnawati, kepada wartawan, Minggu (18 Februari 2018).

Menurutnya, gedung tersebut belum difungsikan sebagai ruang kelas, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

“Sementara masih digunakan untuk penyimpanan barang yang tidak terpakai. Belum untuk kelas, jadi belajar masih berjalan seperti biasa,” kata dia.

Dia menuturkan, belum pasti penyebab terjadinya longsoran tersebut, tapi diduga tanah yang digunakan untuk gedung yang baru, kondisinya labil. Apalagi sebelumnya di bagian tersebut tidak ada bangunan, sementara saat ini dibuat beberapa ruangan.

“Belum lagi sebelumnya ada alat berat untuk meratakan tanah di depannya. Mungkin karena ada beban besar, sementara tanahnya labil. Tapi langsung kami hubungi instansi terkait, sejak Sabtu pagi sudah mulai dilakukan penanganan,” kata dia.

Euis menambahkan, pihak sekolah melalui para guru sudah melakukan imbauan dan larangan kepada para siswa untuk tidak mendekati tembok samping yang berbatasan dengan sungai, terlebih lokasi yang longsor.

“Kami arahkan siswa untuk beraktivitas di halaman depan, baik ketika istirahat atau waktu olahraga,” tuturnya.

Di sisi lain, orangtua siswa mengaku khawatir dengan adanya tebing sekolah yang longsor. Apalagi langsung berdampak pada gedung baru. Selain itu, lokasinya juga tidak jauh dari kantin sekolah, dimana para siswa beristirahat.

“Sebagai orangtua, jelas khawatir anak-anak jadi korban nantinya. Kami harap tidak ada lagi kejadian serupa, dan pemerintah memastikan lokasi sekolah yang baru ini aman,” ungkap Ajeng Ratna, salah seorang orangtua murid. (isl)

Comments

comments