Antisipasi Hoax Pilkada, Polda Jabar Siapkan Tim Cyber

0
96

CIANJUR, patas.id – Polda Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 yang akan digelar dalam beberapa waktu mendatang.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto, saat ditemui wartawan dalam kunjungannya ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17 Februari 2018), menyebutkan, menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, jajarannya mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi dengan berbagai informasi atau pemberitaan yang dinilai dapat memecah persatuan dan kesatuan.

“Tim Cyber Polda Jabar sudah bekerja, dan beberapa akun yang terbukti melanggar sudah kami tindak lanjuti. Patroli di dunia maya ini terus dilakukan untuk menangkal informasi atau pemberitaan bohong atau hoax. Jika memang ada bukti, pasti kami tindak lanjuti,” kata Agung.

Selain memblokir akun yang melanggar, petugas juga mengambil langkah hukum dan menindak para pelanggar sesuai UU ITE.

Agung menuturkan, semua pihak agar terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Pilkada Serentak 2018, saling menghormati siapa yang terpilih dan tidak terpilih.

“Masyarakat agar ikut terlibat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat (kamtibmas) saat pelaksanaan Pilkada Serentak mendatang. Mari bersama-sama sukseskan pelaksanaan pesta demokrasi dengan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” tuturnya.

Selain itu, orang nomor satu di lingkungan Polda Jabar itu juga meminta masyarakat agar segera melaporkan setiap adanya penyimpangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan pesta demokrasi itu.

“Jangan mudah terbujuk rayu, jika memang ada intimidasi atau pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Serentak segera laporkan kepada kami, akan kami tindak sesuai aturan,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, mengatakan, meskipun Kabupaten Cianjur tidak termasuk dalam wilayah yang melaksanakan Pilkada Serentak, namun untuk mengantisipsi hal yang tidak diinginkan jajarannya akan menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispam Kota).

“Tentunya ini sebagai antisipasi dan kesiapan jajaran dalam mendukung pengamanan pelaksanaan pilkada serentak. Rencanaya untuk gladi tersebut akan digelar pada 21 Februari mendatang, karena ini melibatkan satuan samping,” kata Soliyah. (daz/*)

Comments

comments