Keputusan Buka-tutup Puncak di Kemenhub, Bukan Pemda

0
159

CIANJUR, patas.id – Jalur Puncak hingga hari ini Kamis (15 Februari 2018) masih ditutup. Namun, berbagai informasi di media sosial dan internet menyebutkan bahwa Jalur Puncak sudah bisa dilewati.

“Kami belum menerima perintah untuk membuka jalur hari ini,” ujar Ipda Budiana, Petugas PJR Polda Jabar, yang berjaga di jalan cagak Ciloto, Jumat (16 Februari 2018).

Jajaran Polsek Pacet juga masih berjaga di lokasi. Banyak pengendara yang mengantre di lokasi karena sudah mendengar adanya kabar dibukanya Jalur Puncak pagi ini.

Seperti yang dialami oleh Ana Suminah (30 tahun) pengendara Honda HRV merah yang bermaksud akan menuju Bandara Soekarno-Hatta melewati kawasan Puncak.

“Saya lihat di internet hari ini dibuka makanya saya ke sini, ternyata masih ditutup,” ujar Ana.

Ana sempat terdiam setelah mendengar arahan dari petugas kepolisian bahwa Jalur Puncak masih ditutup dan ia disarankan untuk melalui Jonggol.

“Mau tidak mau saya harus memutar, padahal sudah banyak yang share hari ini dibuka, ternyata hoax,” katanya.

Kapolsek Pacet Kompol Suhartono mengatakan, menurut hasil keterangan pihak pelaksana proyek perbaikan, Jalur Puncak sudah bisa dilewati, tapi hingga saat ini kendaraan belum dibolehkan melewati Jalur tersebut karena belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian Perhubungan.

“Tadi pagi saya ngobrol sama petugas dari Kemenhub di Puncak Pass, belum ada jawaban resmi dari pusat,” kata Suhartono saat ditemui di Puncak Pass, Jumat (16 Februari 2018).

Ia mengatakan, untuk sementara kendaraan roda empat bisa melewati Jalur Puncak 2, Jonggol, dan Sukabumi. Namun memang kondisi jalan tidak cukup bagus.

“Yang jelas hingga saat ini untuk Jalur Puncak belum bisa dilewati, dan kita juga masih menunggu keputusan resmi dari Kemenhub,” tegasnya. (daz/*)

Comments

comments