Kawasan Puncak Dilanda Bencana, Penyangga Hotel Puncak Pass Ambruk

0
134

CIANJUR, patas.id – Pinggiran penyangga Hotel Puncak Pass yang berlokasi di Kampung Seger Alam Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur setinggi 40 meter dan dengan panjang sekitar 70 meter ambrol. Di tempat lain, Kampung Jemprak, Kampung Cinyawar, dan Kampung Puncak terkena longsor, Senin (5 Februari 2018).

Peristiwa bencana alam di beberapa titik itu disebabkan hujan deras yang turun terus-menerus sejak Sabtu (3 Februari 2018) lalu. Petugas dari TNI, Polri serta Pemerintah Kecamatan Cipanas dan Pacet turun ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.

Camat Cipanas Dadan Ahmad Muharam mengatakan bahwa ada beberapa titik yang terkena dampak longsor, di antaranya di Kampung Jemprak, Cinyawar, Cinyelap, dan Puncak. Menurut dia, diperkirakan ada 11 rumah warga yang terancam bencana longsor.

“Tadi kita langsung turun ke lokasi di Kampung Jemprak, memang terdapat rumah beberapa yang posisinya tidak jauh dari tebing,” kata Dadan kepada wartawan, Senin (5 Februari 2018).

Dadan mengatakan, bukan hanya di Kampung Jemprak, tembok penyangga Hotel Puncak Pass juga longsor kurang lebih 70 meter dan ketinggian 40 meter.

“Pinggiran tembok Hotel Puncak Pass ini sangat dekat dengan badan jalan, jadi upaya dari pihak hotel memasang pembatas dari karung dan garis polisi dari kepolisian,” kata Dadan.

Kapolsek Pacet Kompol Suhartono mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana longsor tersebut. Namun kerugian dari total sebelas rumah tersebut diperkirakan kurang lebih mencapai Rp 100 juta. Ia menjelaskan untuk arus lalu lintas saat ini masih dilakukan penutupan dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

“Untuk kendaraan roda dua masih bisa lewat dan itupun dilakukan sistem buka tutup di dekat TKP/Kabupaten Bogor. Sedangkan untuk roda empat sama sekali belum bisa lewat,” ujar Kompol Suhartono.

Ia mengatakan, untuk kendaraan roda empat yang ingin melakukan perjalanan ke arah Bogor dan Jakarta sebaiknya menggunakan jalur alternatif Cikalongkulon-Jonggol atau jalur Sukabumi.

“Belum tahu kapan selesainya evakuasi, karena ini saya baru dapat laporan ada bencana susulan di wilayah Riung Gunung Bogor,” ujarnya. (daz/*)

Comments

comments