Umur TPAS Pasirsembung Diperpanjang hingga 3 Tahun ke Depan

0
77

CIANJUR, patas.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menyatakan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Pasirsembung di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, masih bisa digunakan hingga tiga tahun ke depan. Perluasan TPAS pun bakal jadi solusi perpanjangan umur, sambil menunggu pembuatan TPAS baru di Desa Mekarsari Kecamatan Cikalongkulon.

Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Yoni Raleda, mengatakan, dengan luas sebelumnya yang hanya 6,1 hektar, daya tampung TPAS Pasirsembung sudah overload dan hanya bertahan sampai 2017. Namun setelah dilakukan perluasan sebanyak 3.000 meter persegi, umur TPAS tersebut masih bisa lebih panjang.

“Kalau dilihat dari kondisi sebelumnya, ketinggian sampahnya saja memang sudah melebih batas, dari yang seharusnya gunung sampah itu 15 meter, tapi Pasirsembung sudah sampai 25 meter. Tapi setelah dimaksimalkan dan diperluas, sekarang masih mampu menampung sampah di Kabupaten Cianjur,” kata dia, Selasa (23 Juni 2017).

Menurutnya, tahun ini pun DLH bakal menjalin komitmen dengan Pemerintah Desa Sirnagalih untuk menambah luas TPAS Pasirsembung, seluas 3.000 meter persegi. Dengan begitu, luasan yang masih bisa diisi mencapai sekitar 5.000 meter persegi.

“Dengan luas itu, umur dari TPAS bisa sampai tiga tahun ke depan. Jadi kami maksimalkan dulu Pasirsembung sambil secara bertahap membangun TPAS Mekarsari,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi adanya penumpukan gas metan dan longsoran sampah, pihaknya membuat pengelolaan yang sesuai ketentuan. Bahkan dibuat juga pengelolaan air agar tidak mencemari lingkungan di sekitarnya.

“Dengan volume sampah per hari yang mencapai ratusan kubik, tentunya jadi khawatir tumpukan yang di bawah menimbun banyak gas metan. Makanya dibuatkan saluran ventilasi dengan pipa serta dibuatkan pengelolaan tanah serta air supaya tak ada pencemaran lingkungan.”

Terkait TPAS Mekarsari, Yoni mengungkapkan di tahun ini pihaknya hanya bisa membangun jalan masuk ke kawasan yang nantinya bakal dijadikan TPAS baru. Anggaran yang terbatas membuat proses pembangunan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Namun, lanjut dia, jika Pemkab Cianjur mendapatkan bantuan hibah DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pembangunannya bisa dipercepat.

“TPAS ini butuh anggaran Rp 300 miliar, sementara anggaran kami hanya Rp 1 miliar. Makanya butuh suntikan dana supaya bisa secepatnya dibangun, sehingga sampah tidak melulu ditumpuk di TPAS Pasirsembung yang kini usianya sudah lebih dari 40 tahun,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments