Gempa Lebak, 8 Siswa SMKN I Tanggeung Tertimpa Bangunan Ambruk

0
110

CIANJUR, patas.id – Delapan siswa SMKN I Tanggeung, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, dibawa ke puskesmas setempat karena mengalami luka-luka akibat atap bangunan sekolah yang ambruk akibat gempa.

Kasi Tramtib Kecamatan Tanggeung, Abdurahman, mengatakan, selang beberapa saat gempa terjadi, ribuan siswa berhamburan keluar dari dalam ruangan di lantai 1 dan 2 bangunan sekolah tersebut.

Sebagian besar korban yang tertimpa atap bangunan yang ambruk merupakan siswa yang kelasnya terletak di lantai 2. Mereka belum sempat keluar dari dalam ruangan yang tiba-tiba ambruk bagian atap saat gempa terjadi.

“Enam orang mengalami luka berat dan dua orang lainnya luka ringan di bagian kepala karena tertimpa langit-langit yang ambruk, saat hendak keluar dari dalam ruangan,” ujar Abdurahman di Cianjur, Selasa (22 Januari 2018).

Gempa 6,4 Skala Richter yang terjadi di Lebak, Banten, itu terasa cukup kencang, sehingga mengakibatkan sebagian atap bangunan sekolah ambruk dan menimpa siswa yang berusaha keluar dari dalam ruangan.

“Saat gempa terjadi, 1.250 siswa berusaha keluar secara bersamaan, sehingga beberapa orang siswa masih tertahan di dalam ruangan kelas karena akses jalan keluar terhambat. Kedelapan siswa tersebut, saat ini sudah mendapatkan pertolongan medis di puskesmas setempat.”

Sedangkan terkait dampak lain dari gempa yang melanda kawasan tersebut, dijelaskan Abdurahman, pihaknya masih melakukan monitoring. Namun hingga sore belum ada laporan rumah atau bangunan lain yang rusak akibat gempa.

“Seribuan lebih siswa dipulangkan karena takut gempa susulan terjadi. Pihak sekolah mengupayakan perbaikan atap yang ambruk segera dilakukan agar proses belajar belajar tidak terhenti. Sedangkan dampak lain dari gempa masih kami monitoring,” kata dia. (daz)

Comments

comments