Waspada Angin Kencang dan Pohon Tumbang

0
120

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau warga di daerah rawan bencana untuk tetap waspada. Apalagi, beberapa hari terakhir, hujan deras disertai angin kencang terjadi di Cianjur.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengatakan, cuaca buruk yang terjadi belakangan ini tidak menimbulkan bencana besar, seperti banjir dan longsor. Namun di beberapa lokasi, angin kencang membuat rumah rusak lantaran pohon tumbang.

“Kalau banjir dan longsor tidak terjadi, tapi kebanyakan pohon tumbang karena angin kencang. Seperti di Cianjur selatan dan di Pacet pada pekan lalu,” kata dia, Senin (22 Januari 2018)

Meski begitu, lanjut dia, warga di kawasan bencana harus terus waspada. Mengingat status siaga banjir dan longsor baru berakhir pada 31 Maret 2018. Dengan begitu, kemungkinan munculnya bencana banjir dan longsor tetap bisa terjadi.

Terlebih, berdasarkan data yang diperoleh, selama tujuh tahun terakhir, total bencana banjir, longsor, pergerakan tanah, dan angin puting beliung mencapai puluhan sampai lebih dari 100 kasus per tahun.

Pada 2010, misalnya, terjadi 55 bencana alam sepanjang tahun akibat kondisi cuaca dan letak geografis. Didominasi tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung di kawasan selatan Cianjur. Bencana paling sedikit terjadi pada 2013, dimana hanya ada 35 kejadian.

Sementara itu, pada 2016 bencana paling banyak terjadi, dengan 102 bencana alam didominasi pergerakan tanah, longsor, dan banjir. Mayoritas terjadi di kawasan selatan dan utara Cianjur.

“Makanya semua pihak harus terus waspada. Khusus untuk di wilayah perkotaan, rawan pohon tumbang di jalan protokol. Tapi kami sudah komunikasikan dengan Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup untuk memangkas pohon yang sudah tua,” kata dia.

Di samping itu, tambah Sugeng, pihaknya mengawasi secara intensif daerah yang mulai muncul retakan tanah. Pasalnya, hujan deras dikhawatirkan membuat retakan tersebut menjadi longsoran. “Petugas dan relawan di setiap daerah kami siagakan untuk antisipasi dini bencana, terutama untuk pergerakan tanah dan longsor,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments