Tindak Tegas Pelaku Pungli Rekrutmen Pegawai RSUD Cianjur!

0
120

CIANJUR, patas.id – Inspektorat Daerah (Itda) Kabupaten Cianjur diminta fokus dan serius dalam melakukan pemeriksaan terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Cianjur yang diduga terlibat melakukan pungutan liar (pungli, red) dalam proses rekrutmen pegawai di rumah sakit pelat merah itu.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyebutkan, pihaknya telah menerima banyak laporan terkait dugaan pelanggaran itu, termasuk dari manajemen RSUD Cianjur.

“Kami telah menerima banyak laporan terkait dugaan tersebut (pungli, red) dan kami langsung perintahkan Inspektorat (Itda, red) untuk segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap para terduga,” ungkap Herman.

Selain melakukan pemanggilan dan pemeriksaan, jelas orang nomor dua di Kabupaten Cianjur ini, pihaknya juga sudah memerintahkan Itda agar segera memberikan tindakan atau saksi yang sesuai dengan pelanggaran yang mereka lakukan.

“Tidak hanya pemindahan tugas atau nonjob, tetapi harus ada sanksi lain yang dapat memberikan efek jera, sehingga tidak ada lagi pegawai atau pejabat yang berani melakukan tindakan serupa,” jelasnya.

Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Kabupaten Cianjur, Rudi Agan, mendesak Bupati dan Wakil Bupati Cianjur memberikan tindak tegas terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Cianjur yang diduga telah melakukan pungli dalam proses rekrutmen pegawai.

Tindakan tegas yang diberikan itu, sambung Rudi, tidak hanya bagi para pegawai dan pejabat yang terlibat, tetapi juga bagi Direktur Utama (Dirut) RSUD Cianjur.

“Tidak hanya pegawai dan pejabatnya yang diberikan sanksi tegas, tetapi dirutnya juga berikan sanksi yang sama. Karena, yang bersangkutan telah lalai dalam menjalankan tugas pengawasan dan pembinaan di lingkungannya,” tegas Rudi.

Sebab, tutur Rudi, persoalan terkait pelanggaran yang terjadi di lingkungan RSUD Cianjur tak hanya terjadi saat ini. “Banyak pelanggaran-pelanggaran, baik itu terkait kebijakan ataupun pelayanan yang terus saja terjadi di RSUD Cianjur, jadi kami inginkan adanya tindakan tegas dan serius, terutama dari penegak hukum,” tuturnya. (wan)

Comments

comments