Curug Muril di Pagelaran, Destinasi Wisata yang Belum Tergali

0
134

CIANJUR, patas.id – Banyak destinasi wisata yang belum tergali di Kabupaten Cianjur. Salah satunya wisata air terjun Curug Muril di Desa Situhiang Kecamatan Pagelaran.

Lokasi air terjun yang berjarak sekitar 45 kilometer dari kota Cianjur sebenarnya mudah diakses. Namun, lantaran jalan menuju curug tersebut selama belasan tahun dalam kondisi rusak parah, air terjun setinggi lebih kurang 20 meter tersebut jarang tersentuh.

Kepala Desa Situhiang, Dede Nurjaman, mengakui bahwa Curug Muril jika ditata dengan baik akan menjadi aset wisata menjanjikan. Menurut dia, sekitar 10 tahun lalu lokasi air terjun ini pernah ramai pengunjung.

“Meskipun jalannya rusak, sempat ramai juga oleh pengunjung. Warung jajanan juga banyak di lokasi wisata. Namun, karena ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan membangun makam keramat palsu untuk diziarahi, akhirnya tempat wisata tersebut ditutup MUI,” ujar Dede kepada patas.id, Kamis (11 Januari 2018).

Dede berharap jika pembangunan jalan beton dari Kecamatan Sukanagara menuju Kecamatan Pagelaran yang melintasi Desa Situhiang sudah rampung tahun ini, objek wisata Curug Muril akan ramai kembali.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, menjelaskan bahwa akses jalan menuju Desa Situhiang akan dibangun tahun ini. Saat ini, kata dia, sudah dilakukan pengukuran sepanjang 4 kilometer dari Desa Sukalaksana Kecamatan Sukanagara hingga Desa Situhiang Kecamatan Pagelaran.

“Pembangunan jalan diperkirakan sudah dimulai bulan April tahun ini. Ruas jalan ini untuk menyambung pembangunan yang sudah dilakukan tahun sebelumnya. Anggarannya berasal dari Bantuan Provinsi Jawa Barat sekitar Rp 10 miliar,” kata Mulyana.

Mulyana menambahkan bahwa ruas jalan tersebut dulunya merupakan jalur provinsi dari Sukanagara menuju Pagelaran. Namun sejak tahun 1970 dengan kondisi jalan rusak, akses Sukanagara-Pagelaran berubah ke jalur yang saat ini dilalui.

“Kata warga di sini, jalan ini dulunya ramai karena merupakan jalan provinsi. Makanya, kalau pembangunan jalan ini rampung, kendaraan bakal ramai lagi. Ini bagus untuk membantu meningkatkan akses perekonomian dan kesejahteraan warga di kedua kecamatan tersebut,” tutur Mulyana. (daz)

Comments

comments