Target Jalan Mantap 2018 Sebesar 5-6 Persen

0
138

CIANJUR, patas.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur menargetkan peningkatan jalan mantap di 2018 ini naik 5-6 persen. Percepatan pembangunan itu dilakukan untuk mengejar target program pemerintah dimana di 2021 jalan mantap sudah berada di angka 70 persen.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, mengatakan, target pembangunan tersebut sudah sesuai dengan rencana pembangunan setiap tahun guna mengejar capaian di akhir 2021 atau ketika berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur saat ini.

“Targetnya akhir masa jabatan keduanya jalan mantap sudah 70 persen. Makanya digenjot terus untuk pembangunan infrastruktur,” kata dia saat ditemui di ruangannya, Jumat (5 Januari 2017).

Menurutnya, target tersebut dinilai realistis dengan kondisi anggaran yang ditingkatkan. Bahkan, hal itu terbukti dengan capaian prosentase pembangunan jalan di 2017 yang bisa melebihi 6 persen.

“Prosentase di atas 6 persen itu sudah termasuk dengan lima ruas jalan yang pengerjaannya diperpanjang,” kata dia.

Dia mengungkapkan, di tahun ini pemkab juga mendapatkan penambahan anggaran di luar APBD, yakni bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Provinsi. Hal itu diyakini bisa semakin mempercepat mengejar target pembangunan infrastruktur jalan di Tatar Santri.

“Untuk DAK dan Banprov di tahun ini ditambah, kalau DAK di atas Rp 21 miliar, sementara Banprov belum pasti angkanya tapi yang jelas bakal di atas tahun lalu yang berkisar di angka RP 100 miliar,” kata dia.

Di samping itu, lanjut Eri, manajemen kegiatan atau lelang proyek juga dipercepat, sehingga dipastikan tidak ada keterlambatan lelang serta mangkraknya pekerjaan. Dia mengakui di 2017 ada sejumlah keterlambatan karena proses lelang yang juga tidak sesuai jadwal.

Oleh karena itu, dengan prosentase jalan mantap sebelum kepemimpinan bupati sekarang yang berada di angka lebih kurang 45 persen, bisa meningkat sampai 70 persen di 2021.

“Kalau sekarang beda pola perencanaan, sejak perubahan anggaran lalu sudah dilakukan tender pembangunan. Sehingga di Februari sudah mulai melakukan pengerjaan. Makanya dipastikan tahun ini pembangunan dan setiap tahapannya aman, target pun dipastikan tercapai,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments