Karyawan PT Pou Yuen Tertangkap Bawa Ganja

0
210

CIANJUR, patas.id – R (32 tahun) salah seorang karyawan PT Pou Yuen Indonesia, Cianjur, dicokok lantaran kedapatan membawa satu paket ganja ke dalam perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Bandung tersebut.

Kapolsek Sukaluyu, AKP Gito, mengatakan, tertangkapnya R berawal ketika pelaku hendak kembali bekerja usai istirahat melalui Pos 6 Cekro Nike, Jumat (29 Desember 2017) siang.

Namun saat melewati pintu masuk, salah seorang petugas keamanan perusahaan curiga melihat gerak-gerik pelaku yang memakai jaket dan tampak membawa bungkusan di dalam sakunya

Melihat pelaku bertingkat tak wajar, salah seorang petugas keamanan mencoba memeriksanya. Namun, R menolak untuk digeledah. Petugas satpam tersebut akhirnya meminta bantuan rekannya untuk memeriksanya.

“Ternyata setelah dilakukan penggeledahan di dalam sakunya terdapat bungkusan ganja kering seberat satu ons,” tutur dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (30 Desember 2017)

Setelah dipergoki membawa narkoba, R berusaha kabur. Namun pihak keamanan pabrik berhasil mengejar dan mengamankan pelaku yang diketahui merupakan warga Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur.

“Saat diinterograsi oleh petugas satpam, pelaku mencoba melarikan diri ke luar pabrik, lalu dikejar oleh satpam bersama anggota Polsek Sukaluyu dan berhasil ditangkap kembali, “ucap dia.

Gito mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengembangkan peredaran dan bandar ganja tersebut, sebab diduga masih ada jaringan dan pembeli di dalam perusahaan.

“Karyawan ini diduga kuat pengedar, sebab barang buktinya cukup banyak. Kami akan terus dalami. Selain itu akan koordinasi dengan BNNK Cianjur untuk melakukan tes urine terhadap manajemen dan pegawainya, ” kata Gito.

Sementara itu, Humas PT PYI, Hendry, menuturkan, pihaknya sudah menyerahkan pelaku ke polisi untuk didalami dan dikembangkan. Dia pun mengaku perusahaan telah berupaya semaksimal mungkin mengantisipasi adanya peredaran narkoba di dalam perusahaan.

“Ini juga jadi bukti kalau kami lakukan pengamanan maksimal agar tidak ada peredaran narkoba di perusahaan. Tapi dengan temuan ini pengamanan lebih ditingkatkan lagi. Kami juga tidak akan toleransi karyawan yang mengkonsumsi, apalagi mengedarkan narkoba,” ucapnya. (isl)

Comments

comments