Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Mencapai 40 Ribu

0
103

CIANJUR, patas.id – Harga daging ayam di Cianjur khususnya Pasar Induk Pasirhayam terus melonjak. Bahkan beberapa hari terakhir, harganya mencapai angka Rp 40 ribu per kilogram.

Hal itu terungkap saat Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, didampingi Dinas Koperasi UMKM Perinduatrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta jajaran Polres Cianjur menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke PIP, Rabu (20 Desember 2017).

Di pasar tersebut didapati harga daging ayam mengalami kenaikan secara berkala hingga mencapai Rp 40 ribu per kilogram pada Jumat (15 Desember 2012) sampai Minggu (17 Desember 2017). Meski ada sedikit penurunan, harganya masih tinggi, yakni di angka Rp 38 ribu per kilogram.

“Sekarang harganya Rp 38 ribu, kalau Jumat lalu sampai Rp 40 ribu per kilogram karena dari peternakannya harga naik, ditambah barang (stok, red) susah,” ujar Ibu Ayi (43 tahun) salah seorang pedagang ayam di PIP.

Menurutnya, kenaikan tersebut memang sering terjadi setiap menjelang momen hari besar, termasuk Natal dan Tahun Baru. Tetapi tahun ini disebutnya paling parah, sebab mencapai harga tertinggi yang menyamai saat hari besar keagamaan lain.

“Biasanya kalau ada kenaikan hanya sedikit, paling jadi Rp 33 ribu atau Rp 35 ribu, dari harga normal Rp 32 ribu per kilogram,” katanya.

Menurutnya, kenaikan tersebut tidak membuat pedagang untung, melainkan merugi. Pasalnya dari biasanya dia bisa menjual 100 kilogram, sekarang hanya 50 kilogram per hari.

“Jadi rugi juga, untungnya tetap tidak besar dari setiap kilogram daging. Mending harga normal banyak yang beli,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, kenaikan tersebut diduga disebabkan peternak yang seenaknya naikan harga. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan kajian terkait biaya ternak per ekornya.

“Jadi nanti dilihat berapa biaya dari upah, pakan, dan lainnya. Keuntungannya juga bisa ditetapkan, supaya tidak terlalu tinggi. Semua pihak terkena dampaknya, mulai dari pedagang, pembeli, hingga peternak itu sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya bersama Polres juga akan melakukan diskusi untuk menetapkan harga daging ayam tersebut. “Kalau setelah ditetapkan tidak diindahkan juga, urusannya dengan Reskrim Polres Cianjur, itu sudah jadi komitmen bersama,” tuturnya. (isl)

Comments

comments