Tim Penjinak Bom Diterjunkan untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

0
147

CIANJUR, patas.id – Polres Cianjur akan menerjunkan tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Jabar untuk sterilisasi gereja-gereja di wilayah hukum Polres Cianjur menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Hal itu, diungkapkan Kapolres Cianjur AKBP Soliyah saat memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Aula Wira, Mapolres Cianjur, Senin (18 Desember 2017).

Selain menerjunkan tim Jibom Brimob Polda Jabar, Soliyah menyebutkan, pihaknya juga menyiagakan 633 personel kepolisian dibantu 483 personel gabungan dari TNI, Satpol PP, dan Dishub Kabupaten Cianjur.

“Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi umat Kristiani yang merayakan Natal, kami akan melakukan sterilisasi gereja-gereja dengan menerjunkan Tim Jibom Brimob Polda Jabar,” kata Soliyah, kepada wartawan, Senin (18 Desember 2017).

Soliyah menuturkan, untuk mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2017 yang akan digelar mulai tanggal 23 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018, pihaknya telah menyiapkan 13 pos pengamanan (Pos PAM) yang tersebar di sejumlah titik yang menjadi pusat kegiatan masyarakat serta 5 pos pelayanan yang ditempatkan di lokasi wisata, seperti Kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nusantara, Waduk Jangari, dan Pantai Jayanti.

“Dengan kegiatan rakor yang melibatkan semua unsur ini, pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2017 dapat berjalan sinergis, tanpa ada yang mengedepankan ego sektoral demi terciptanya keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama merayakan Natal dan Tahun Baru,” tuturnya.

Dijelaskan Soliyah, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dishub dan Satpol PP Kabupaten Cianjur untuk segera menertibkan sejumlah terminal bayangan dan pasar tumpah yang dinilai dapat mengganggu arus lalu lintas selama pelaksanaan operasi kemanusiaan itu.

“Kerawanan masih fokus di kawasan Cipanas, karena di sana diprediksi akan menjadi lokasi masyarakat menghabiskan malam tahun baru. Jadi kami telah berkoordinasi dengan Dishub untuk pembersihan kantong-kantong kemacetan, terutama terminal bayangan dan penertiban sejumlah pasar tumpah dengan berkoordinasi bersama Satpol PP,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, untuk mengantisipsi terjadi bencana tanah longsor di beberapa titik rawan di Kabupaten Cianjur, pihaknya telah menyiagakan sejumlah alat berat yang akan di tempat di wilayah Cipanas, Cianjur, dan wilayah Cianjur selatan.

“Kami telah instruksikan Dinas PUPR untuk menyiagakan alat berat yang sewaktu-waktu dapat digunakan saat terjadi bencana longsor di sejumlah wilayah yang dinilai rawan bencana. Hal ini untuk mempercepat penanganan, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang parah,” kata Herman. (wan)

Comments

comments