Melawan, Lima Pencuri di Vila Cipendawa Ditembak

0
4

CIANJUR, patas.id – Lima orang pelaku pencurian dengan kekerasan yang sempat buron, akhirnya diciduk jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, Selasa (5 Desember 2017) sekitar pukul 22.00 WIB. Kelimanya terpaksa dihadiahi timah panas petugas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

Berdasarkan informasi, penangkapan kelima pelaku itu berawal dari adanya laporan aksi curas di Villa Cipendawa, Kecamatan Pacet, pada Selasa (28 November 2017) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.

Dengan laporan itu, jajaran Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menginvenstigasi keberadaan para tersangka.

Kapolres Cianjur, AKBP Arif Budiman, membenarkan adanya penangkapan kelima pelaku curas itu. Arif menyebutkan, para pelaku ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kampung Awilega, Desa Sukamakmur, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Selain menangkap kelima pelaku, jelas orang nomor satu di Polres Cianjur itu, jajaran Satreskrim juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 8 unit Handphone berbagai merk, 2 buah senjata tajam jenis golok, 7 lembar kartu ATM, 2 unit korek api berbentuk senjata api (senpi), dan 5 buah dompet.

“Para tersangka pelaku dihadiahi timah panas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap petugas. Ini merupakan bagian dari operasi Libas Lodaya 2017,” jelas Arif kepada wartawan, Rabu (6 Desember 2017).

Kelima pelaku itu, sebut Arif, di antaranya tiga orang warga luar Cianjur dan dua lainnya warga Cianjur. “Para pelaku yang ditangkap yaitu Sihabudin (36 tahun) alias Agung, warga Kampung Cijulang, Desa Sukakarya, Megamendung, Bogor, Rojak (54 tahun), warga Kampung Pasirjunti, Desa Mekarwangi, Haurwangi, Cianjur, Dedi Sulianto (35 tahun), warga Kampung Slawe, Desa Sukaharja, Cijeruk, Bogor, Atmudin (45 tahun), warga Kampung Pasir Pari, Desa Sindangkerta, Pagelaran, Cianjur, dan Hendi Supono (44 tahun) alias Rus, warga Kampung Lembang, Desa Kianroke, Banjaran, Bandung,” sebutnya.

Kini kelima pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Cianjur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kami masih mendalami kasus ini dan memeriksa secara intensif para pelaku,” kata Arif. (wan)