Akhir 2018 Kereta Api Cianjur-Bandung Baru Berjalan

0
217

CIANJUR, patas.id – Jalur kereta api Cianjur-Padalarang mulai diperbaiki secara bertahap. Bahkan tahun depan, pengerjaan bakal dilakukan secara intensif. Pemerintah Kabupaten Cianjur pun mengharapkan perbaikan bisa tuntas di akhir 2018.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak yang membawahi jalur kereta api tersebut. Didapati pada 2018 akan dilakukan peningkatan jalur, sehingga di akhir tahun depan sudah bisa diaktifkan kembali.

“Dari Dishub sudah rutin komunikasi, hasilnya seperti itu. Mulai dilakukan perbaikan dan kami harap akhir 2018 sudah bisa dipakai,” katanya, Senin (4 Desember 2017).

Menurutnya, akses transportasi Cianjur-Bandung dengan kereta api tersebut dinilai perlu, salah satunya untuk meningkatkan sektor ekonomi dan pariwisata. Pasalnya, dengan transportasi tersebut, wisatawan yang tidak ingin terjebak macet, bisa naik kereta api untuk bisa berkunjung ke Gunung Padang.

Selama perjalanan, lanjut dia, wisatawan pun bisa menikmati pemandangan dan beberapa titik tempat bersejarah di Bandung hingga Cianjur. Dengan begitu, bakal banyak hal menarik untuk peningkatan wisata di Tatar Santri.

“Kalau memang jadi dilaksanakan pada tahun depan, akan sangat memudahkan bagi Cianjur. Kami di sini juga sedang menata infrastruktur menuju Gunung Padang. Jadi diharapkan jalur kereta api beres, penataan juga beres, sehingga akses wisata lebih nyaman dan mudah,” katanya.

Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus, menjelaskan, terkait pembangunan merupakan kewenangan dari Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Namun, menurut Joni, selama beberapa waktu terakhir, pihaknya sudah melakukan survei bersama Ditjen Perkeretaapian ke jalur Cianjur-Padalarang.

“Memang kami tidak ada kewenangan, tapi sudah tiga kali kami dilibatkan dalam surveinya, dengan tujuan untuk perencanaan menghidupkan kembali jalur kereta api Cianjur-Padalarang,” ungkapnya.

Dia mengatakan, setelah dibangun oleh Ditjen Perkeretaapian, pengelolaan bakal diserahkan kepada PT KAI. “Kami hanya terima pengelolaannya,” kata dia.

Tetapi Joni juga mengharapkan jalur tersebut bisa hidup kembali, pasalnya banyak warga yang dapat terlayani oleh transportasi massal itu. Bahkan, menurutnya, kereta api itu juga bisa menjadi akses perdagangan serta pariwisata.

“Akses transportasi ini bisa menghidupkan roda perekonomian warga dan jadi tranportasi yang murah dan nyaman. Makanya kami juga berharap ini bisa terealisasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Joice, mengungkapkan, perbaikan jalur Cianjur-Padalarang memang dilakukan, namun tidak langsung total dan panjang. Pasalnya anggaran yang disediakan terbatas.

“Perbaikannya memang tidak panjang, karena kebanyakan sekarang alokasi anggaran untuk luar pulau Jawa. Jadi mungkin secara bertahap,” ucapnya.

Dia mengatakan, pembangunan atau perbaikan tersebut sempat terhambat lantaran ada longsoran di beberapa titik. Oleh karena itu perlu ada peningkatan di jalur. “Sekarang untuk titik longsoran tidak ada masalah, tinggal dilakukan peningkatan, tapi perlu dilakukan secara bertahap,” kata dia.

Joice menambahkan, untuk kegiatan di tahun depan tengah dibahas, baru di akhir Desember 2017 ini baru muncul alokasi dan kegiatannya. “Nanti dilihat, berapa besar perbaikannya, kalau usulan sudah, tapi tergantung hasil pembahasan nanti. Kita lihat saja bagaimana untuk tahun depan,” katanya. (isl)

Comments

comments