Tertimpa Pohon, Salim Tak Mampu Bayar Biaya Operasi

0
4

CIANJUR, patas.id – Salim (40 tahun) warga Kampung Sabandar Kidul, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, masih terbaring usai menjalani operasi rahang yang patah lantaran tertimpa batang pohon saat melintas di Jalan Arief Rahman Hakim , Cianjur.

Buruh potong di salah satu peternakan ayam tersebut tertimpa pohon pada Selasa (28 November 2017) lalu. Namun, kondisinya masih cukup parah sebab tidak hanya tertimpa pohon, Salim juga menabrak pohon di depannya lantaran tidak bisa mengendalikan sepeda motornya usah terkena batang yang jatuh.

“Kejadiannya Selasa lalu, waktu itu Salim sedang pergi ke pemotongan ayam untuk bekerja. Kondisi sedang hujan disertai angin kencang. Tiba-tiba batang pohon yang cukup besar di depan salah satu supermall patah dan menimpa Salim, kena bagian kepala, jadi langsung oleng dan menabrak pohon lain di depannya,” ujar Supianto (23 tahun) keponakan Salim saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (3 Desember 2017).

Menurut Supianto, kejadian itu membuat kepala Salim terbentur dengan keras, terutama pada bagian rahang dan gigi. bahkan giginya sampai tidak tersisa, dengan kondisi tulang rahang yag patah.

“Sekarang sudah menjalani operasi, sudah mulai membaik. kalau tidak dioperasi, sangat sedih lihatnya juga,” kata dia.

Dia mengatakan, kondisi Salim yang merupakan keluaraga prasejahtera membuat biaya operasi tidak mampu dibayar. Pasalnya uang dari hasil bekerja hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut dia, pihak rumah sakit terus menagih biaya operasi, bahkan disebutkan telah jatuh tempo. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan ada bantuan dari pemerintah, sebab pemerintah pun dinilai abai, membiarkan pohon yang mengancam pengendara tanpa dipangkas secara rutin.

“Dari pihak desa katanya mau membantu memproses bantuan biaya ke dinas. Tapi karena libur jadi masih belum. Saya harap ada bantuan untuk Salim, sebab memang tidak mampu untuk bayar operasi senilai lebih dari Rp 8 juta,” ungkapnya. (isl)