Belajar Otodidak, Yadi Sudah Menciptakan 200 Lagu untuk Cianjur

0
92

CIANJUR, patas.id – Sedikitnya sudah 200 lagu diciptakan oleh Yadi Cahyadi (37 tahun), warga Kampung Sukasirna RT 02/RW 03 Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur. Meski belum menghasilkan rupiah, namun dia tak berhenti berkarya dalam bidang musik lantaran ingin memajukan musik di Kota Tauco.

Kecintaan ayah satu anak itu dimulai sejak duduk di bangku SMP. Berawal dari gitar, dirinya bermusik dan menciptakan beberapa lagu tentang pengalaman pribadinya.

Beranjak ke bangku SMA, ketertarikannya terhadap musik makin kuat, bahkan beberapa alat musik juga dia pelajari. Yadi belajar tanpa sekolah dan guru musik, secara otodidak dia mempelajari setiap alat musik, mulai dari alat musik piano, drum, hingga alat musik tradisional.

“Dari kecil memang sudah senang main musik, sampai sekarang. Karena tidak punya uang, jadinya belajar sendiri,” ucapnya saat ditemui patas.id, belum lama ini.

Bertemu dengan sejumlah teman yang juga senang bermusik, dia pun sempat membentuk grup band. Namun karena kesibukan, grup bandnya hanya bertahan selama enam tahun.

“Kan sudah sibuk dengan kegiatan masing-masing. Tapi kalau saya terus bermusik,” tuturnya.

Kini di usianya yang sudah mendekati usia kepala empat, sudah 200 lagu dia ciptakan, mulai dari yang bernuansa alam, jeritan dari rakyat, pengalaman pribadi, lagu berbahasa Sunda, sampai tentang Cianjuran.

Tidak hanya diciptakan dalam satu aliran musik, tetapi dia membuatnya dalam aliran poprock, reggae, dan lainnya.

“Saya sempat membuat lagu tentang Ngaos, Mamaos, Maenpo dan tujuh program pemerintah Cianjur,” ucapnya.

Menurutnya, dia membuat lagu dan bermusik hanya untuk koleksi pribadi, belum untuk produksi apalagi masuk rekaman. Bahkan ia merekam dan memixing lagu dengan peralatan seadanya.

“Pakai aplikasi seadanya di HP. Kalau ingin mixing lagu, saya ke studio untuk mengambil suara alat musik yang diinginkan. Sebenarnya tidak ada niatan untuk terkenal, hanya memuaskan hobi,” tuturnya.

Yadi menuturkan, dia ingin terus bermusik untuk meningkatkan gairah musik di Cianjur. “Selama ini kan masih monoton, saya ingin biar musik di Cianjur bangkit dan menghasilkan pemusik yang berprestasi,” tuturnya. (isl)

Comments

comments