Curug Goong dan Kampung Tabrik, Destinasi Agrowisata di Cianjur

0
11

CIANJUR, patas.id – Curug Goong menyimpan potensi keindahan alam yang akan digarap serius oleh warga dan pemerintah. Curug yang terletak di Kampung Tabrik, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur ini cukup mudah dikunjungi. Lokasinya yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango membuat keasrian curug yang memiliki tinggi sekitar 50 meter ini masih terjaga dengan baik.

Uden Hidayat (40 tahun), warga Kampung Tabrik yang juga ketua kelompok tani, mengatakan bahwa kunjungan warga ke lokasi curug terus meningkat setiap tahun. Ia mengatakan bahwa rata-rata warga yang mengunjungi curug baru mengetahui dari mulut ke mulut rekan atau temannya yang pernah berkunjung ke curug. 

“Kalau diambil rata-rata per hari sudah ada 100 pengunjung. Akhir pekan menjadi puncak datangnya pengunjung,” kata Uden, Rabu (28 November 2017).

Uden mengatakan bahwa lokasi curug dari Kampung Tabrik memang tak jauh, namun kondisi jalanya yang menurun dan menanjak menyebabkan pengunjung yang pertama kali datang harus beberapa kali beristirahat.

Uden mengatakan selain menikmati segarnya udara pegunungan dan pemandangan curug, pengunjung juga bisa melihat cara menanam sayuran organik paprika, cabai, dan sayuran lainnya di lokasi green house.

“Ini hasil kerja sama kami dengan Aqua Danone yang memberikan CSR-nya untuk para petani mengembangkan sayuran organik. Jadi pengunjung bisa membawa oleh-oleh paprika organik dan sayuran lainnya,” kata Aden.

Kepala Desa Gekbrong, Dadang Hikmat, mengaku mempunyai rencana untuk mengembangkan Curug Goong dan Kampung Tabrik menjadi kawasan agrowisata yang terpadu. Dari sisi perbaikan infrastruktur ia optimistis jalan menuju lokasi yang masih rusak sekitar satu kilometer bisa rampung diperbaiki sehingga jalan menuju curug semuanya sudah baik.

“Dari sisi perizinan kami akan menemui TNNGP agar kawasan wisata ini bisa dikembangkan untuk kesejahteraan warga, khususnya wilayah Gekbrong. Ada beberapa desa yang menyangga kawasan curug ini,” ujar Dadang.

Kabid I Taman Nasional Gunung Gede Pangrango wilayah Cianjur, Diah Qurani mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana pemerintah desa untuk mengembangkan kawasan curug dan Kampung Tabrik menjadi kawasan agrowisata.

“Pada dasarnya kami menyambut baik, keberadaan curug memang harus dikembangkan untuk kesejahteraan warga sekitar dengan catatan tetap menjaga kelestarian alamnya,” kata Diah.

Sustainable Development Senior Manager Aqua Danone, Arief Fatullah, mengatakan bahwa program CSR yang diberikan kepada para petani di kawasan Kampung Tabrik memang sudah dikembangkan sejak lama. Pihaknya kini membangun 6 green house untuk mengembangkan sayuran organik.

“Tak hanya memberikan pemahaman tentang sayur organik, kami juga menyiapkan pasarnya. Kami koneksikan dengan para agen Aqua untuk pemasarannya. Kami sudah mempunyai beberapa produk sayuran organik dari Cianjur. Tak hanya sampa di situ kami juga mempunyai produk beras organik yang sudah didistribusikan ke Jawa Tengah dan ke Bali, nama produknya Orisa,” kata Arief.

Arief mengatakan dengan adanya produk unggulan dari organik, pendapatan petani menjadi meningkat dan kesejahteraan masyarakat turut terbantu. (daz)