Polisi Cokok Perampok Toko Swalayan

0
125

CIANJUR, patas.id – AAP (19 tahun) diamankan anggota Polsek Cianjur karena merampok salah satu toko swalayan di Jalan Ir H Djuanda, Minggu (12 November 2017) dini hari. Uang sebanyak Rp 21 juta beserta golok yang digunakan pelaku untuk menodong penjaga toko pun dijadikan barang bukti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa perampokan itu bermula ketika pelaku nongkrong bersama temannya di depan toko swalayan tersebut. Tiba-tiba, pelaku dan dua temannya menendang meja yang disediakan untuk pelanggan. Penjaga toko pun melapor ke pihak keamanan terdekat.

“Setelah itu, disuruh pergi secara-baik-baik oleh satpam,” ujar Rauf Taufik, salah seorang penjaga toko swalayan saat ditemui di Mapolsek Cianjur, Minggu (12 November 2017).

Tidak lama setelah itu, pelaku kembali lagi ke toko dengan membawa senjata tajam dan langsung menodong para penjaga toko. Pelaku pun meminta ditunjukkan ke brankas untuk mengambil uang. Pernjaga toko pun sempat ditusuk dari arah belakang oleh pelaku, namun tidak sampai melukai.

“Semua uang di brankas diambil pelaku, termasuk puluhan bungkus rokok dan uang di dalam mesin kasir,” ucapnya.

Namun, saat kejadian berlangsung salah seorang penjaga toko yang berada di lantai bawah berhasil menyelinap kabur dan memberitahu warga jika terjadi penodongan. Warga yang mendapatkan informasi tersebut segera mendatangi toko dan mengejar pelaku yang berusaha kabur.

Warga pun berhasil menangkap pelaku tersebut. Beruntung pihak kepolisian yang tengah berpartoli segera mengamankan pelaku dari amukan massa. Pelaku pun selanjutnya dibawa ke Mapolsek Cianjur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Iskandar, melalui Panit Reskrim, Iptu Badru Salam, menjelaskan, dari keterangan pelaku, dia menjalankan aksi tersebut karena dalam pengaruh minuman keras. AAP pun melakukannya sendirian.

“Dari tangan pelaku kami mengamankan sejumlah barang bukti uang tunai Rp 21.253.000, sembilan slop rokok berbagai merk dan satu unit sepeda motor matik bernomor polisi F 5631 ZI serta satu buah tas gendong warna abu-abu,” kata dia.

Dia menambahkan, tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara lebih dari 12 tahun. (isl)

Comments

comments