Anak Buah jadi Tersangka Korupsi, Wabup Cianjur Prihatin

0
141

CIANJUR, patas.id – Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengaku prihatin dengan adanya pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur yang diduga terlibat tindak pidana korupsi. Penetapan tersangka terhadap Dadan Ahmad Muharam alias DAM oleh Kejaksaan Negeri Cianjur harus menjadi contoh bagi kalangan birokrat lainnya agar melaksanakan tugas sesuai aturan. 
“Saya  sangat prihatin. Harus jadi contoh teman-teman lainnya di birokrat,” kata Herman saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (3 November 2017).

Dia mengaku sudah melakukan berbagai upaya inovasi untuk meminimalkan upaya tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan. Apalagi moto yang digadang-gadang Kabupaten Cianjur saat ini yakni maju, agamis, dan berintegritas. 

“Upaya-upaya itu terus kami lakukan. Mudah-mudahan ke depan tak terjadi lagi. Kita ingin ASN (aparatur sipil negara) bersih dan berwibawa untuk mewujudkan Kabupaten Cianjur yang berintegritas. Kita juga sudah kerja sama dengan Pemkot Bandung yang dimotori KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Itu menjadi satu di antara upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,” ucapnya.

Herman pun mengimbau agar DAM mengikuti aturan hukum. Imbauan itu menyusul informasi DAM mangkir memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Cianjur. “Saya anjurkan ikuti aturan dan hormati hukum. Kita kan hidup di negara hukum,” jelas dia.

Sementara itu Plt Sekda Kabupaten Cianjur, Aban Sobandi, mengaku belum bisa memberikan komentar banyak soal informasi ditetapkannya mantan Kabag Keagamaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang saat ini menjabat Camat Cilaku sebagai tersangka. “Saya belum menerima informasinya. Jadi saya no comment,” tegas Aban. (isl)

Comments

comments