Beda Status, Seragam PNS dan Non-PNS Akan Dibedakan

0
408

CIANJUR, patas.id – ‎Mulai November 2017, pengawai non-PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur bakal mengenakan pakaian yang berbeda dengan PNS. Rencananya, yang akan terlebih dulu menerapkan Setda Kabupaten Cianjur. 

Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Cianjur, Gagan Rusganda, mengatakan, kebijakan itu diambil oleh Pemkab Cianjur sebab berdasarkan Permendagri Nomor 6/2016, pakaian yang kini digunakan untuk PNS, dan menjadi haknya PNS.

“Makanya untuk non-PNS ditetapkan pakaian yang berbeda dengan PNS,” ucap dia saat ditemui di kantornya, Selasa (31 Oktober 2017).

Menurutnya, untuk non-PNS di bagian staf atau TKS, bakal mengenakan pakaian biru-biru dengan lambang Sugih Mukti dan Pemerintah Kabupaten Cianjur di bagian atasnya. Sementara untuk sopir mengenakan pakaian hitam-hitam dan petugas keamanan dengan pakaian seragam satpam pada umumnya. 

“Rencananya Satpol PP dan Dishub juga akan dibedakan yang PNS dan non-PNS. Tapi itu kebijakan masing-masing untuk desain dan warnanya,” kata dia.

‎Dia menambahkan, perbedaan pakaian dinas untuk PNS dan non-PNS yang digunakan dari Senin sampai Kamis itu semata-mata untuk menjalankan regulasi dimana pakaian dinas yang sekarang itu untuk PNS, sementara di luar itu tidak berhak.

“Meski ada perbedaan, jangan ada pandangan negatif. Selain Cianjur yang sudah menerapkan terlebih dulu adalah di Pemprov Jabar,” ucapnya.

Dia menambahkan, di masa percobaan ini, Setda Pemkab Cianjur yang terlebih dulu menerapkan. Sementara optimalnya bakal dilaksanakan 2018. “Sejak hari ini juga sudah diterapkan di Bagian Umum, sementara di Setda mulai November ini,” kata dia. (isl)

Comments

comments