Football Boots Indonesia Gelar Laga Amal untuk Tim Sepakbola Porda Cianjur

0
106

CIANJUR, patas.id – Hasil imbang dengan skor 1-1  menjadi akhir dari laga amal antara Football Boots Indonesia melawan tim gabungan para pelatih Porda sepakbola dan awak jurnalis Cianjur yang berlangsung di Stadion Badak Putih, Jumat (20 Oktober 2017) malam.

Selesai bertanding, Football Boots Indonesia langsung memberikan bantuan untuk atlet Porda berupa tas 30 buah, sepatu bola baru orisinal berbagai merek, kaos kaki, dan jersey tim Cianjur yang sudah diberi nama punggung.

Bendahara Football Boots Indonesia, Abab Yudi, yang memiliki anggota dari berbagai daerah ini datang setelah membaca berita yang cukup miris tentang atlet Porda sepakbola Cianjur yang latihan dengan memakai sepatu bola calangap karena tak ada dana.

“Dua hari kami berembuk setelah membaca berita yang menjadi viral di Sukabumi dan Cianjur. Kami mohon maaf sebesar-besarnya karena baru mengetahuinya,” kata Abab.

Abab mengatakan setelah dilakukan komunikasi dengan beberapa anggota, ternyata banyak yang support dan tak hanya sepatu yang rencananya saat itu akan diberikan.

“Saya mendengar tim porda juga belum memiliki jersey, padahal pertandingan dua hari lagi, kami berinisiatif untuk membuat jersey. Alhamdulilah sehari beres dan bisa diserahkan sekarang,” kata dia.

Dia mengatakan meski anggotanya dari berbagai daerah dan bukan hanya dari Cianjur namun kepedulian ditunjukkan dengan semangat mencintai dunia persepakbolaan tanah air.

Mereka mengatakan atlet porda yang baru disaring ini merupakan bibit penerus persepakbolaan tanah air. Abab berharap dengan pemberian sepatu dan jersey, atlet porda sepakbola Cianjur bisa semangat dan berprestasi. “Saya juga berterima kasih kepada coach yang sudah menyempatkan untuk melakukan laga amal ini,” ujarnya.

Mewakili tim Porda, Beny Sumarna, mengucapkan banyak terima kasih kepada Football Boots Indonesia yang sudah datang dan memberi perhatian kepada bibit bibit muda pesepakbola tanah air. Benny mengatakan apa yang muncul di media adalah fakta yang sebenarnya di lapangan dan tak ada unsur untuk menyinggung pihak manapun.

“Media datang ke sini setelah kami melakukan aksi galang dana di simpang Jalan Abdulah Bin Nuh. Saat datang ke sini pemain sedang membuka sepatu jebolnya dan langsung di wawancara. Jadi apa yang muncul ke permukaan itu adalah hal yang sebenarnya terjadi,” ujar Beny.

Beny berharap kepada tim porda sepakbola yang telah mendapat sepatu bola bisa bersemangat menghadapi Sukabumi kota pada laga pertama zona lima hari Minggu besok. (isl)

Comments

comments