Ceu Popong Prioritaskan Bangun Wisata Air Jangari

0
152

CIANJUR, patas.id – Anggota Komisi X DPR RI dari fraksi Golkar, Popong Otje Djungjunan, mengatakan, kawasan Jangari yang berada di Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur akan diprioritaskan menjadi tempat wisata air. Hal tersebut ia sampaikan saat  Kementerian Pariwisata menggelar sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona Tahun 2017, Kamis (19 Oktober 2017) lalu.

Ceu Popong, sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona ini. 

“Untuk mewujudkannya diperlukan kesiapan semua lapisan masyarakat, pemerintah, dan stakeholder terkait lainnya,” ujar Popong.

Ia mengatakan masyarakat harus selalu menanamkan jiwa yang terkandung dalam Sapta Pesona yakni keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan keamanan dalam melayani wisatawan, sehingga menjadi pendukung tumbuhnya iklim kepariwisataan dan menjiwai nilai kearifan budaya lokal. 

“Untuk menciptakan kenyamanan, keamanan dan kebersihan ini diperlukan kesadaran diri sendiri,” ujarnya.

Kasubbid Internalisasi Kementerian Pariwisata, Rumi Astuti, mengatakan Sosialisasi Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona merupakan salah satu dari 10 program proritas Kementerian Pariwisata pada tahun 2017 untuk mendorong sinegritas pentahelix menciptakan iklim yang kondusif bagi kepariwisataan Indonesia. Sapta Pesona yaitu aman, tertib, bersih, indah, sejuk, ramah, dan kenangan.

Sadar Wisata didefinisikan sebagai sebuah kondisi yang menggambarkan kesadaran yang mendorong partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mewujudkan iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan di suatu tempat.

Rumi Astuti mengatakan dalam kegiatan ini juga dilaksanakan aksi Sapta Pesona yakni bersih-bersih objek wisata disekitar Jangari. Kegiatan ini diikuti 50 orang peserta yang terdiri dari unsur OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Tokoh Masyarakat serta Kompepar Wisata Jangari.

Dalam aksi bersih-bersih ini masyarakat juga diberikan alat kebersihan berupa sarung tangan, sapu, serokan dan kantung pelastik, sehingga semua elemen masyarakat dapat merasakan langsung untuk bersama menjaga obyek wisata yang ada di daerahnya dan membiasakan diri untuk peduli pada kebersihan lingkungan sekitar.

“Dengan seperti itu, maka wisatawan akan lebih merasa nyaman dan bisa datang kembali ke Jangari,” ujar Astuti. (daz)

Comments

comments