Dua Pembobol Konter HP Asal Sukabumi Berhasil Dicokok

0
153

CIANJUR, patas.id – Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil dibekuk Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Warungkondang, Sabtu (14 Oktober 2017).

Kedua pelaku yaitu Wahyu (45 tahun), warga Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, dan Yayan (32 tahun) alias Bujil, warga Kampung Nyalindung RT 12/RW 03, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Warungkondang, Kompol Agus Sutisna, melalui Kanit Reskrim, Iptu Kuswandi menyebutkan, penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan warga yang mengaku toko handphone (konter) miliknya di Kampung Gekbrong Wates RT 04/RW 03, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong dibobol maling yang mengakibatkan kerugian mencapai belasan juta rupiah.

“Kejadiannya pada Minggu (1 Oktober 2017) lalu, sekitar pukul 05.00 WIB. Kami langsung membentuk tim untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kuswandi, kepada wartawan, Selasa (17 Oktober 2017).

Dari laporan itu, ungkap Kuswandi, jajarannya langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

“Pelaku pertama atas nama Yayan alias Bujil ditangkap saat akan menjual handphone hasil kejahatannya. Kami langsung melakukan pengembangan dan kembali berhasil menangkap pelaku lainnya, atas nama Wahyu di wilayah Rancagoong, Kecamatan Cilaku,” katanya.

Selain berhasil menangkap kedua pelaku, sebut Kuswandi, jajarannya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu satu unit laptop merk Sony Vaio warna pink, tiga unit handphone merk Advance, satu unit handphone merk Nokia, dan satu unit handphone merk Samsung serta satu buah perkakas jenis tang yang digunakan tersangka untuk membobol konter handphone.

“Kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya, yang diduga sebagai penadah dari barang hasil kejahatan tersebut,” ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tambah Kuswandi, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Warungkondang. ”Kedua pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP,” ucapnya. (wan)

Comments

comments