Tanah Masih Bergerak, Tanggap Bencana Takokak Diperpanjang

0
176

CIANJUR, patas.id – Status tanggap bencana di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur diperpanjang hingga akhir pekan ini. Hal itu dilakukan lantaran pergerakan tanah masih terus terjadi di beberapa titik, sehingga dikhawatirkan terus berdampak ke pemukiman warga.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, menuturkan, status tanggap darurat bencana seharusnya berakhir pada Senin (9 Oktober 2017) ini, namun melihat perkembangan pergerakan tanah, satusnya diperpanjang sepekan lagi.

“Jadi berakhir di Sabtu ini, tapi itupun melihat perkembangannya apakah sudah berakhir atau masih terus terjadi pergerakan tanah,” kata dia kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Senin (9/10).

Menurutnya, saat ini masih ada 80 keluarga dengan total 213 jiwa yang mengungsi di tempat pengungsian sementara yang dibangun di lapang dekat kantor Desa Waringinsari.

“Yang mengungsi itu rumahnya rusak parah, beberapa di antaranya ada yang tinggal di saudaranya. Dalam status tanggap ini kami masih rekomendasikan mereka tetap di pengungsian sampai ada kepastian sudah aman,” katanya.

Dia menambahkan, meski di Cianjur selatan sudah terjadi beberapa bencana longsor dan pergerakan tanah, termasuk adanya banjir, status darurat bencana masih kekeringan akibat kemarau.

Hal itu dikarenakan status darurat kekeringan yang berakhir pada 30 Oktober 2017 ini belum dicabut. Sementara untuk memunculkan status darurat bencana yang baru, status sebelumnya harus dicabut terlebih dulu.

“Ketentuannya harus dicabut dulu status sebelumnya. Ini kan juga berdasarkan prakiraan awal, dimana kemarau berakhir pada 30 Oktober ini, kenyataannya musim hujan datang lebih awal,” katanya.

Menurutnya, BPBD masih menunggu rekomendasi selanjutnya dari BNPB dan BMKG. “Nanti dilihat bagaimana perkembangannya, apakah harus ada perubahan status siaga bencana atau tidak, terpenting kami saat ini fokus pada penanggulangan di Takokak dan daerah terdampak bencana lainnya,” pungkas dia.(isl)

Comments

comments