Anak-anak Pengungsi Takokak Mendapat Terapi Psikologis Pascabencana

0
137

​CIANJUR, patas.id – Sebanyak 30 anak di tempat pengungsian di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur mendapatkan terapi psikologi untuk menghilangkan efek trauma pascabencana longsor dan pergerakan tanah di wilayah tersebut.

Mereka diajak memainkan berbagai permainan menarik yang disesuaikan dengan usianya. Mulai dari menyusun puzzle, membangun menara balok, hingga permainan lainnya disediakan oleh para relawan, khususnya dari PMI Kabupaten Cianjur.

Kepala Markas PMI Kabupaten Cianjur, Hery Hidayat, mengatakan, terapi tersebut dilakukan agar anak-anak korban bencana, khususnya yang berada di pengungsian tidak terganggu psikologinya usai bencana terlalui.

“Anak-anak ini tidak boleh tumbuh dengan trauma, makanya kami beri terapi berupa mengajak mereka bermain. Setidaknya mereka bisa lupa akan bencana yang terjadi hingga merusak rumah mereka,” kata dia, Minggu (8 Oktober 2017).

Selain yang beradara di pengungsian, lanjut dia, pendampingan juga dilakukan ke rumah-rumah warga yang dijadikan tempat tinggal sementara korban longsor dan pergerakan tanah.

Menurutnya, trauma mendalam kepada anak dapat menghambat pertumbuhan mereka. Terlebih kondisi di pengungsian yang berdesakan dengan banyak orang.

Heri mengungkapkan, pendampingan dan terapi psikis tersebut bakal dilakukan setiap hari hingga status tanggap darurat bencana berakhir. Setelahnya, pembinaan diberikan kepada orangtua sehingga terus berkelanjutan.

“Selain mentalnya, dari relawan PMi secara rutin juga memeriksa kesehatan anak-anak di pengungsian,” ucapnya. (isl)

Comments

comments