Disdukcapil Targetkan Cetak 2.000 Lembar Akta Setiap Hari

0
135

CIANJUR, patas.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cianjur menargetkan di akhir 2017 capaian akta kelahiran di angka 85 persen. Hal itu dilakukan supaya di tahun selanjutnya Cianjur sudah bisa melaksanakan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Moch Ginanjar, mengatakan, dari total penduduk Cianjur sekitar 2,6 juta jiwa, ada 657 ribu penduduk di usia 0 sampai 18 tahun. Dari jumlah itu, sudah 70,19 persen dibuatkan akta.

“Masih 14,8 persen lagi untuk mencapai target. Sedikitnya agar bisa tercapai, kami harus mencatak 2.000 akta per hari,” ucapnya, (Jumat 6 Oktober 2017).

Menurutnya, banyak faktor yang menghambat capaian akta kelahiran, salah satunya nikah siri atau hanya secara agama, data kelahiran, dan persyaratan lainnya. Namun hal itu mulai diantisipasi dengan menggelar sidang isbat gratis bersama Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur.

“Memang itu yang susah, ketika tak ada buku nikah maka akta tak bisa dibuat. Makanya digelar sidang isbat gratis. Kami juga sisir panti-panti untuk membautkan akta kelahiran bagi anak yatim piatu,” kata dia.

Di samping itu, para kepala desa juga ingin pembuatan akta bisa kembali dilakukan di tingkat desa supaya lebih cepat, namun hal itu tidak bisa dilakukan lantaran ada aturan kemanunggalan data.

“Jadi data itu harus tunggal, dan terpusat di Disdukcapil. Tapi kami upayakan nanti kepala desa memiliki akses khusus untuk turut menggenjot pencetakan akta kelahiran,” katanya.

Ginanjar menambahkan, agenda saba lembur juga menjadi tumpuan agar capaian akta kelahiran bisa dipercepat. Dalam satu desa, sedikitnya ada 251 warga yang mengajukan pembuatan akta kelahiran.

“Kami juga menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, RSUD, dan para bidan untuk menggenjot pembuatan bagi yang belum,” ucapnya. (isl)

Comments

comments