Pergerakan Tanah di Takokak Terus Bertambah

0
126

CIANJUR, patas.id – Pergerakan tanah di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur terus terjadi. Bahkan selama semalam, kedalaman tanah ‎bertambah 50 centimeter. Akibatnya rumah yang semula rusak ringan, menjadi rusak berat.

Kepala Desa Waringinsari, Cecep Supriadi, mengatakan, meski tidak diguyur hujan, pergerakan tanah terjadi di beberapa kampung, seperti Kampung Sukarama, Gelaranyar, dan lainnya.

“Masih tetap terjadi pergerakan tanah, untungnya tidak hujan jadi pergerakannya paling setengah meter. Kalau hujan bisa lebih parah,” ujar dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (2 Oktober 2017).

Menurutnya, ‎akibat pergerakan tersebut rumah yang semula mengalami rusak ringan, menjadi rusak parah. “Untuk jumlahnya yang jadi rusak berat masih didata,” ucapnya. 

Dia mengungkapkan, kejadian pergerakan tanah bukan pertama kali terjadi, pada 1999 sempat aa pergerakan tanah dan longsor di dua kampung di desa tersebut. Puluhan rumah rusak dan warga mengalami luka-luka.

“Kebetulan waktu itu Jumat, warga sedang salat Jumat, tiba-tiba ada longsor sehingga ada korban luka, tapi tidak sampai korban jiwa,” ungkapnya.

Menurutnya, pada saat kejadian tersebut warga bisa dievakuasi ke kampung sebelahnya, yakni di Gelaranyar. Tapi dalam peristiwa kali ini, kampung tersebut juga terkena dampak pergerakan tanah.

Bahkan, lahan milik warga seluas 53 hektar yang sudah siap panen juga terkena imbas sehingga petani mengalami gagal panen.

Oleh karena itu, lanjut‎ dia, warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) mengharapkan pemerintah mengambil kebijakan untuk merelokasi penduduk. “Kalau bisa relokasi, sebab melihat konisi sekarang, bakal terus terjadi pergerakan tanah hingga longsor,” kata dia.

‎Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, pihaknya bakal meninjau langsung ke lokasi, jika diharuskan sampai relokasi, BPBD bakal berkoordinasi dengan instansi lainnya. 

“Nanti dilihat dulu, apakah harus segera relokasi atau bisa diambil langkah lain. Hari ini seluruh tim bakal ke lokasi setelah sehari sebelumnya tim pertama melakukan assesment,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments