Awas, Bencana Alam Mulai Mengintai Cianjur

0
226

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau warga yang tinggal di dataran tinggi atau perbukitan untuk waspada. Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir berpotensi mengakibatkan longsor dan pergerakan tanah.
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, kemarau panjang selama beberapa bulan lalu membuat banyak lahan dan tanah yang retak. Saat diguyur hujan deras dengan rentang waktu beberapa jam, bisa berujung pada pergerakan tanah hingga longsor.

“Hal itu yang kami waspadai, makanya dipantau terus, terutama daerah rawan bencana longsor, baik di Cianjur utara maupun Cianjur selatan,” ujar dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (28 September 2017).

Namun, menurutnya, sampai saat ini belum ada laporan resmi dari setiap kecamatan terkait bencana akibat hujan deras tiga hari terakhir.

“Informasi ada yang masuk, seperti dari Sindangbarang dan Naringgul yang membuat akses jalan terhambat, tapi belum ada laporan resminya. Maka dari itu kami coba cek ke lapangan dengan menginstruksikan petugas,” kata dia.

Dia menuturkan, BPBD belum mendapatkan surat edaran maupun perintah siaga dari BMKG untuk indikator menjelang kondisi cuaca musim hujan. Meski begitu, menurut Asep, pihaknya selalu menyiagakan  petugas selama 24 jam dalam penanggulangan bencana.

“Memang pada tahun ini cuaca tidak bisa diprediksi. Meskipun sekarang masih kemarau, tapi sudah terjadi hujan akibat cuaca ekstrem. Bahkan hari ini juga diperkirakan turun lagi hujan,” akta dia.

Asep mengatakan, dalam waktu dekat BPBD bakal mengajukan surat edaran terkait kesiapsiagaan bencana dari Pemkab Cianjur. Dia pun mengimbau warga, khususnya di wilayah yang rawan untuk tetap waspada.

“Selalu berhati-hati dan waspada, mengingat musim penghujan tiba, terlebih pada warga yang berada di daerah rawan bencana longsor. Sekecil apapun bencana yang terjadi segera melapor, kami siap untuk membantu,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments