Ratusan Kader Golkar Cianjur Kembalikan Kartu Anggota

0
147

CIANJUR, patas.id – Para kader Partai Golkar di Kabupaten Cianjur beramai-ramai mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) ke DPD Golkar Kabupaten Cianjur, Selasa (26 September 2017). Aksi ini merupakan bentuk protes munculnya surat dukungan DPP Partai Golkar kepada Ridwan Kamil, meski belakangan disebut palsu alias bodong.

Pengembalian KTA kader Partai Golkar itu dilakukan oleh kader dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur yang dilakukan secara bersamaan ke Kantor DPD Golkar Kabupaten Cianjur, Jalan Siliwangi Nomor 52, Cianjur, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan, ratusan KTA bertuliskan nama anggota kader Partai Golkar Kabupaten Cianjur ditumpukkan di atas meja di Aula Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur.

“Pengembalian KTA ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan kami, atas beredarnya surat keputusan (SK) bodong mendukung Ridwan Kamil sebagai Cagub Jabar 2018,” kata Ujang Rahman, salah seorang kader asal Kecamatan Cijati, Selasa (26 September 2017).

Menurut Rahman, SK bodong itu mengusik ketenangan kader Partai Golkar di Kabupaten Cianjur. “Terus terang saja kita dipicu dengan beredarnya SK bodong di medsos yang memunculkan SKB bodong (terkait penetapan gubernur dan wakil gubernur),” ujarnya.

Ketua Pimpinan Partai Golkar Kecamatan Agrabinta, Jejen Santika, menyatakan, pihaknya akan terus mendorong Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebagai sosok yang diusung partai pohon beringin itu.

“Karya dan kinerja yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi dinilai sangat memuaskan bagi kader Partai Golkar di Kabupaten Cianjur, semua elemen bisa dirangkul. Kang Dedi juga punya kemampuan dan pengalaman dalam memimpin. Bersahabat dengan ormas Islam, citra positif bagi Partai Golkar menurut kami,” jelas Jejen.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin ketika dikonfirmasi perihal tersebut mengatakan bahwa aksi itu merupakan aspirasi kader yang tak bisa ditahan. Hal tersebut karena kecintaan dan rasa memiliki kepada Dedi Mulyadi sebagai kader sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Menurut dia ada beragam sikap kader terkait beredarnya SK bodong itu. Di depan pagar Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur juga dipasangi berbagai spanduk.

“Saya menjadi tempat curahan kekesalan mereka dengan kondisi yang terjadi saat ini. Karena ini aspirasi, maka akan saya bawa ke Bandung (DPD Partai Golkar Jawa Barat) termasuk para kader dan perwakilan mereka agar aspirasi ini saampai ke jajaran pimpinan setingkat di atas saya,” kata Mulyana.

Sementara sikap formal kami, saya sudah menyampaikan surat resmi per tanggal 23 September 2017 memohon kepada DPP agar segera mengeluarkan surat rekomendasi calon Gubernur Jawa Barat kepada Dedi Mulyadi.

“Hal ini untuk meredam gejolak dan guncangan politik di internal struktur partai dan para kader,” tandasnya.(daz)

Comments

comments